Desak Warganya Keluar Yaman, Tapi AS Tak Lakukan Evakuasi
Sabtu, 04 April 2015 - 14:37 WIB
Desak Warganya Keluar Yaman, Tapi AS Tak Lakukan Evakuasi
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) memastikan tidak akan mengirimkan tim ke Yaman untuk mengevakuasi warganya yang berada di negara tersebut. Melalui sebuah pernyataan yang dikeluarkan Departemen Luar Negeri, AS hanya mendesak warganya segera keluar dari Yaman.
"Kami mendorong semua warga AS untuk berlindung di tempat yang aman sampai mereka bisa berangkat dengan aman. Warga negara AS yang ingin keluar (dari Yaman) harus melakukannya dengan menggunakan transportasi komersial, ketika sudah tersedia." bunyi pernyaan departemen tersebut.
AS, seperti dilansir IB Times pada Sabtu (4/4/2015) sejatinya sempat mengirimkan tim evakuasi ke Yaman. Namun, tim evakuasi itu hanya membawa diplomat AS dan keluarganya yang berada di negara tersebut.
Dalam pernyataannya, departemen tersebut mengatakan usaha terbaik yang dilakukan oleh AS adalah meminta bantuan kepada negara lain untuk turut mengevakusi warga AS yang berada di Yaman. Cara ini pernah dilakukan Singapura dan Filipina yang meminta bantuan pada Indonesia dan China.
"Selain itu, beberapa pemerintah asing yang akan melakukan evakuasi terhadap warganya, mungkin bersedia untuk menawarkan bantuan kepada warga negara lain. Tapi, tidak ada jaminan bahwa pemerintah asing akan membantu warga AS untuk meninggalkan Yaman," tambahnya.
"Kami mendorong semua warga AS untuk berlindung di tempat yang aman sampai mereka bisa berangkat dengan aman. Warga negara AS yang ingin keluar (dari Yaman) harus melakukannya dengan menggunakan transportasi komersial, ketika sudah tersedia." bunyi pernyaan departemen tersebut.
AS, seperti dilansir IB Times pada Sabtu (4/4/2015) sejatinya sempat mengirimkan tim evakuasi ke Yaman. Namun, tim evakuasi itu hanya membawa diplomat AS dan keluarganya yang berada di negara tersebut.
Dalam pernyataannya, departemen tersebut mengatakan usaha terbaik yang dilakukan oleh AS adalah meminta bantuan kepada negara lain untuk turut mengevakusi warga AS yang berada di Yaman. Cara ini pernah dilakukan Singapura dan Filipina yang meminta bantuan pada Indonesia dan China.
"Selain itu, beberapa pemerintah asing yang akan melakukan evakuasi terhadap warganya, mungkin bersedia untuk menawarkan bantuan kepada warga negara lain. Tapi, tidak ada jaminan bahwa pemerintah asing akan membantu warga AS untuk meninggalkan Yaman," tambahnya.
(esn)