AS Dukung Agresi Militer Saudi di Yaman

Kamis, 26 Maret 2015 - 13:40 WIB
AS Dukung Agresi Militer...
AS Dukung Agresi Militer Saudi di Yaman
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) tidak terlibat langsung dalam agresi militer Arab Saudi dan negara-negara Teluk di Yaman untuk melawan kelompok Houthi. Namun, AS mendukung agresi itu dengan memberi bantuan logistik dan data intelijen.

Dukungan AS itu disampaikan pihak Gedung Putih. ”Presiden Obama telah resmi menyediakan dukungan logistik dan data intelijen untuk operasi militer yang dipimpin negara-negara Teluk,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Bernadette Meehan, dalam sebuah pernyataan. (Baca: Perang Dimulai, Saudi dan 9 Negara Teluk Bombardir Yaman)

Washington mengutuk kelompok Houthi yang merupakan sekutu Iran yang memusuhi Presiden Yaman, Abd Rabbu Mansour Hadi. AS mengaku menjalin hubungan erat dengan Arab Saudi dalam penanganan krisis Yaman. (Baca: Saudi Kerahkan 100 Jet Tempur dan 150 Ribu Tentara ke Yaman)

”Kami sangat mendesak kelompok Houthi untuk segera menghentikan aksi destabilisasi militer mereka dan kembali ke perundingan sebagai bagian dari dialog politik,” imbuh Meehan, seperti dikutip AFP, Kamis (26/3/2015). ”Masyarakat internasional telah berbicara dengan jelas melalui Dewan Keamanan PBB dan forum lain bahwa pengambilalihan Yaman melalui cara kekerasan oleh faksi bersenjata tidak dapat diterima.”

Dua senator senior AS dari Partai Republik, John McCain dan Lindsey Graham, juga mendukung serangan militer Saudi di Yaman. Namun, dua senator itu mengkritik kurangnya kepemimpinan AS dalam penanganan krisis Yaman. (Baca juga: Perang Yaman dan Perseteruan Sengit Iran-Saudi)

”Kami memahami mengapa Saudi dan mitra Arab lainnya merasa harus mengambil tindakan. Prospek kelompok radikal seperti al-Qaeda, serta militan yang didukung Iran, menemukan tempat aman di perbatasan,” ujar para sentor AS itu dalam sebuah pernyataan.
(mas)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
1 jam yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
3 jam yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
4 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
5 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
5 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
9 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved