Pemerkosa di India Ditelanjangi, Dipukuli lalu Digantung Massa
Jum'at, 06 Maret 2015 - 13:11 WIB
Pemerkosa di India Ditelanjangi, Dipukuli lalu Digantung Massa
A
A
A
DIMAPUR - Seorang pria pemerkosa di India jadi korban amuk massa. Dia diseret keluar dari penjara, ditelanjangi, dipukuli hingga tewas kemudian digantung di tempat umum.
Aksi amuk massa itu terjadi Kamis kemarin di wilayah Dimapur, India timur. Massa meluapkan kemarahannya karena kesal dengan tingginya angka kekerasan seksual di negara tersebut.
Semula, pria yang dituduh memperkosa seorang wanita itu sudah dijebloskan ke penjara pada 24 Februari 2015. Tapi, kemarin massa menyerbu penjara dan menyeret pelaku ke jalanan.
”Sebuah aksi protes massa terhadap seorang pemerkosa dilakukan di Dimapur, setelah pelajar dan orang-orang marah memaksa masuk ke penjara dan berhasil menyeret pelaku keluar,” tulis kantor berita Trust of India.
Surat kabar Hindustan Times melaporkan, massa merobohkan dua gerbang penjara dan menyeret tersangka keluar dan diarak ke sebuah menara jam di pusat kota. Tersangka kemudian ditelanjangi, dipukuli dan tubuhnya digantung di menara.
”Situasinya sangat tegang," kata pejabat polisi setempat, Meren Jamir kepada Hindustan Times. ”Kami berusaha yang terbaik untuk memulihkan ketertiban,” katanya lagi, yang dilansir Jumat (6/3/2015).
India sendiri kini di tengah-tengah kontroversi setelah pemerintah melarang siaran dokumenter yang berisi testimoni anggota geng pemerkosa mahasiswi di Delhi Desember 2012. Dalam testimoni itu, pelaku justru menyalahkan korban karena melawan ketika diperkosa yang berujung pada kematian korban.
Aksi amuk massa itu terjadi Kamis kemarin di wilayah Dimapur, India timur. Massa meluapkan kemarahannya karena kesal dengan tingginya angka kekerasan seksual di negara tersebut.
Semula, pria yang dituduh memperkosa seorang wanita itu sudah dijebloskan ke penjara pada 24 Februari 2015. Tapi, kemarin massa menyerbu penjara dan menyeret pelaku ke jalanan.
”Sebuah aksi protes massa terhadap seorang pemerkosa dilakukan di Dimapur, setelah pelajar dan orang-orang marah memaksa masuk ke penjara dan berhasil menyeret pelaku keluar,” tulis kantor berita Trust of India.
Surat kabar Hindustan Times melaporkan, massa merobohkan dua gerbang penjara dan menyeret tersangka keluar dan diarak ke sebuah menara jam di pusat kota. Tersangka kemudian ditelanjangi, dipukuli dan tubuhnya digantung di menara.
”Situasinya sangat tegang," kata pejabat polisi setempat, Meren Jamir kepada Hindustan Times. ”Kami berusaha yang terbaik untuk memulihkan ketertiban,” katanya lagi, yang dilansir Jumat (6/3/2015).
India sendiri kini di tengah-tengah kontroversi setelah pemerintah melarang siaran dokumenter yang berisi testimoni anggota geng pemerkosa mahasiswi di Delhi Desember 2012. Dalam testimoni itu, pelaku justru menyalahkan korban karena melawan ketika diperkosa yang berujung pada kematian korban.
(mas)