Ribuan Serdadu Ditarik, Ukraina Alami Kekalahan Terburuk

Kamis, 19 Februari 2015 - 10:04 WIB
Ribuan Serdadu Ditarik,...
Ribuan Serdadu Ditarik, Ukraina Alami Kekalahan Terburuk
A A A
DEBALTSEVE - Ukraina menarik ribuan pasukan dari Kota Debaltseve, kota di Ukraina timur yang dikepung pasukan separatis pro-Rusia. Hal itu sekaligus menandai kekalahan terburuk yang dialami Ukraina selama perang dengan separatis di Ukraina timur.

Militer Ukraina mengakui sebanyak 22 tentaranya tewas di kota itu dalam beberapa hari terakhir. Lebih dari 150 tentara Ukraina lainnya terluka.

Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, mengatakan dengan menarik ribuan pasukannya keluar dari kota itu, Kiev telah menunjukkan sosok separatis yang mereka hadapi.”Wajah sebenarnya dari bandit dan separatis yang didukung oleh Rusia,” ucap Poroshenko.

Meski Ukraina mengklaim sudah menarik mundur ribuan serdadunya, koresponden Reuters yang ada di dekat wilayah Debaltseve, melaporkan bahwa pertempuran masih terjadi. Asap hitam mengepul di atas korta dan ledakan keras masih terdengar setelah Ukraina menarik pasukannya.

”Sebanyak 167 (tentara Ukraina) yang terluka telah dibawa ke Artemivsk. Mereka tidak mengambil banyak jenazah. Saya tidak tahu angka totalnya,” kata Semen Semenchenko, kepala battalion paramiliter Donbass di halaman Facebook-nya, Kamis (19/2/2015).

Kubu separatis pro-Rusia menggambarkan pertempuran di Debaltseve sebagai kemenangan mereka. ”Tidak ada upaya dari pasukan Ukraina untuk menerobos. Setelah dikepung, pasukan Ukraina benar-benar kehilangan semangat. Mereka kehilangan arah. Mereka mulai menembaki daerah pemukiman di Debaltseve,” ujar komandan senior separatis pro-Rusia, Eduard Basurin.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
1 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
1 jam yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
3 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
6 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
6 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
7 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved