Kremlin: Situasi Ukraina Membaik, Sanksi Harusnya Tak Dijatuhkan
Senin, 16 Februari 2015 - 20:55 WIB
Kremlin: Situasi Ukraina Membaik, Sanksi Harusnya Tak Dijatuhkan
A
A
A
MOSKOW - Penasihat Kremlin, Yuri Ushakov menilai perkembangan situasi di Ukraina timur saat ini tidaklah terlalu buruk. Dirinya melihat kondisi yang ada saat ini sudah lebih baik ketimbang sebelum perjanjian Minsk kedua disepakati akhir pekan lalu.
Menurutnya, seperti dilansir Reuters, Senin (16/2/2015), dengan terus adanya perkembangan positif, Uni Eropa (UE) tidak sepatutnya menjatuhkan sanksi baru pada Rusia. Dirinya menegaskan, sanksi baru ini hanya akan memperburuk keadaan, dan memperburuk hubungan UE dan Rusia.
"Sikap kami tetap sama, sanksi tersebut ilegal. Hal ini mengganggu penyelesaian masalah, maksud saya masalah Ukraina, dan menghambat perkembangan hubungan antara UE dan Rusia," ungkap Ushakov dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, Ushakov juga menyatakan memiliki harapan yang tinggi dengan perjanjian Minsk terbaru. Menurutnya, pemerintah Rusia terus berharap, baik separatis ataupun pemerintah Ukraina dapat terus menghormati dan menaati isi perjanjian tersebut.
"Kami harap perjanjian Minsk, yang bisa menjadi sumber penyelesaian konflik di Ukraina timur akan terus dipatuhi," Ushakov menambahkan.
Namun, di sisi lain fakta yang terjadi di lapangan nampaknya tidak terlalu sesuai dengan pernyataan Ushakov. Pertempuran masih terus berkecamuk, dimana menurut Kiev, separatis setidaknya sudah melakukan 100 serangan dalam 25 jam terakhir, dan menewaskan lima pasukan mereka.
Menurutnya, seperti dilansir Reuters, Senin (16/2/2015), dengan terus adanya perkembangan positif, Uni Eropa (UE) tidak sepatutnya menjatuhkan sanksi baru pada Rusia. Dirinya menegaskan, sanksi baru ini hanya akan memperburuk keadaan, dan memperburuk hubungan UE dan Rusia.
"Sikap kami tetap sama, sanksi tersebut ilegal. Hal ini mengganggu penyelesaian masalah, maksud saya masalah Ukraina, dan menghambat perkembangan hubungan antara UE dan Rusia," ungkap Ushakov dalam sebuah pernyataan.
Sementara itu, Ushakov juga menyatakan memiliki harapan yang tinggi dengan perjanjian Minsk terbaru. Menurutnya, pemerintah Rusia terus berharap, baik separatis ataupun pemerintah Ukraina dapat terus menghormati dan menaati isi perjanjian tersebut.
"Kami harap perjanjian Minsk, yang bisa menjadi sumber penyelesaian konflik di Ukraina timur akan terus dipatuhi," Ushakov menambahkan.
Namun, di sisi lain fakta yang terjadi di lapangan nampaknya tidak terlalu sesuai dengan pernyataan Ushakov. Pertempuran masih terus berkecamuk, dimana menurut Kiev, separatis setidaknya sudah melakukan 100 serangan dalam 25 jam terakhir, dan menewaskan lima pasukan mereka.
(esn)