Diganyang Pasukan Kurdi, ISIS Tidak Berdaya di Kobane
Selasa, 03 Februari 2015 - 11:48 WIB
Diganyang Pasukan Kurdi, ISIS Tidak Berdaya di Kobane
A
A
A
KOBANE - Pasukan Kurdi yang didukung koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) berhasil “mengganyang” dan membuat para militan ISIS tidak berdaya dalam perang sengit di Kobane, kota perbatasan Suriah dan Turki.
Juru bicara milisi Kurdi Suriah (YPG), Redur Xelil, mengatakan pasukan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) “runtuh” di wilayah Kobane.
”Organisasi tempur Daesh (ISIS) dalam keadaan runtuh total saat ini dan tidak bisa menahan serangan darat,” kata Xelil kepada Reuters, melalui telepon, Selasa (3/2/2015).
Kobane yang juga dikenal dengan nama Ayn al-Arab selama ini menjadi titik titik fokus serangan koalisi yang dipimpin AS dalam memerangi militan ISIS. Selain, pasukan YPG, ISIS juga menjadi musuh pasukan Kurdi Irak atau dikenal sebagai pasukan Peshmerga.
Pihak YPG mengatakan sekitar 50 ribu pejuangnya kini dikerahkan di tiga wailayah di Suriah utara untuk terus memerangi ISIS. Sedangkan koalisi setidaknya sudah meluncurkan 27 serangan terhadap basis ISIS di Kobane, di mana sembilan serangan dilakukan dalam 24 jam terakhir.
Rami Abdulrahman, direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan, pasukan ISIS yang sebelumnya berada di wilayah empat hingga lima kilometer dari pusat Kota Kobane, kini menjauh hingga 10 kilometer setelah dikalahkan pasukan Kurdi.”Tidak ada perlawanan besar-besaran,” katanya.
Juru bicara milisi Kurdi Suriah (YPG), Redur Xelil, mengatakan pasukan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) “runtuh” di wilayah Kobane.
”Organisasi tempur Daesh (ISIS) dalam keadaan runtuh total saat ini dan tidak bisa menahan serangan darat,” kata Xelil kepada Reuters, melalui telepon, Selasa (3/2/2015).
Kobane yang juga dikenal dengan nama Ayn al-Arab selama ini menjadi titik titik fokus serangan koalisi yang dipimpin AS dalam memerangi militan ISIS. Selain, pasukan YPG, ISIS juga menjadi musuh pasukan Kurdi Irak atau dikenal sebagai pasukan Peshmerga.
Pihak YPG mengatakan sekitar 50 ribu pejuangnya kini dikerahkan di tiga wailayah di Suriah utara untuk terus memerangi ISIS. Sedangkan koalisi setidaknya sudah meluncurkan 27 serangan terhadap basis ISIS di Kobane, di mana sembilan serangan dilakukan dalam 24 jam terakhir.
Rami Abdulrahman, direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan, pasukan ISIS yang sebelumnya berada di wilayah empat hingga lima kilometer dari pusat Kota Kobane, kini menjauh hingga 10 kilometer setelah dikalahkan pasukan Kurdi.”Tidak ada perlawanan besar-besaran,” katanya.
(mas)