Separatis Pro Rusia: Putaran Baru Negosiasi Damai Batal
Jum'at, 30 Januari 2015 - 21:53 WIB
Separatis Pro Rusia: Putaran Baru Negosiasi Damai Batal
A
A
A
MINSK - Rencana putaran terbaru negosiasi damai Ukraina yang rencananya akan berlangsung di Minsk dipastikan batal. Kepastian ini disampaikan langsung oleh perwakilan separatis yang sudah mendarat di Minsk, siang tadi (Jumat/30/1/2015).
"Putaran baru pertemuan kelompok kontak untuk membahas konflik Ukraina, di bawah pengawasan Organisasi Kerjasama dan Keamanan Eropa (OSCE) batal digelar," ucap seorang perwakilan separatis.
Melansir Reuters, dirinya belum mengetahui kapan pertemuan terbaru akan kembali berlangsung.
Separatis menyalahkan pemerintah Ukraina atas batalnya negosiasi lanjutan dalam rangka penyelesaian konflik di Ukraina itu. Mereka menyebut Ukraina seperti menghindari jalur damai dengan enggan melakukan dialog, dan lebih memilih jalur militer.
"Kami akan sangat siap jika pada akhirnya Kiev lebih memilih melanjutkan permusuhan ini dan menggunakan jalur ofensif untuk menyelesaikan konflik," pihak separatis menambahkan.
Pihak separatis dikabarkan langsung kembali ke Donetsk setelah pertemuan itu dipastikan batal.
Negosiasi lanjutan ini sendiri dinilai banyak pihak sebagai salah satu jalan paling menjanjikan untuk bisa menyelesaikan konflik di Ukraina.
"Putaran baru pertemuan kelompok kontak untuk membahas konflik Ukraina, di bawah pengawasan Organisasi Kerjasama dan Keamanan Eropa (OSCE) batal digelar," ucap seorang perwakilan separatis.
Melansir Reuters, dirinya belum mengetahui kapan pertemuan terbaru akan kembali berlangsung.
Separatis menyalahkan pemerintah Ukraina atas batalnya negosiasi lanjutan dalam rangka penyelesaian konflik di Ukraina itu. Mereka menyebut Ukraina seperti menghindari jalur damai dengan enggan melakukan dialog, dan lebih memilih jalur militer.
"Kami akan sangat siap jika pada akhirnya Kiev lebih memilih melanjutkan permusuhan ini dan menggunakan jalur ofensif untuk menyelesaikan konflik," pihak separatis menambahkan.
Pihak separatis dikabarkan langsung kembali ke Donetsk setelah pertemuan itu dipastikan batal.
Negosiasi lanjutan ini sendiri dinilai banyak pihak sebagai salah satu jalan paling menjanjikan untuk bisa menyelesaikan konflik di Ukraina.
(esn)