Mariupol Dibombardir, Rusia Dihujani Kecaman Barat

Senin, 26 Januari 2015 - 15:00 WIB
Mariupol Dibombardir,...
Mariupol Dibombardir, Rusia Dihujani Kecaman Barat
A A A
KIEV - Rusia “dihujani” kecaman dari negara-negara Barat setelah dianggap ikut bertanggung jawab atas pemboman di Mariupol, Ukraina yang menewaskan 30 warga sipil dan melukai 100 lainnya.

Sementara itu, Ukraina, pada Senin (26/1/2015), mengkalim memiliki bukti berupa hasil penyadapan telepon. Menurut pemerintah Ukraina, dalam percakapan telepon yang disadap itu, milisi Rusia terbukti mendukung pemboman dengan roket oleh separatis Ukraina di wilayah pelabuhan Ukraina tenggara itu.

Amerika Serikat (AS) dan negara-negara Eropa kompak mengecam Rusia. Presiden AS, Barack Obama, menyalahkan Moskow atas pemboman di Mariupol. “AS bekerja dengan mitra kami Eropa untuk meningkatkan tekanan pada Rusia,” kata Obama. (Baca: Mariupol Dibombardir, Puluhan Tewas)

”Kami sangat prihatin tentang serangan terbaru di sela-sela gencatan senjata dan agresi separatis ini didukung oleh Rusia, oleh peralatan Rusia. Dibiayai Rusia dan dibantu tentara Rusia,” lanjut Obama.

Menteri Luar Negeri Inggris, Philip Hammond, mengecam serangan di Mariupol dan serangan sebelumnya terhadap bus di Ukraina timur yang menewaskan 13 orang. Hammond mendesak Moskow untuk mengakhiri dukungannya terhadap separatis Ukraina.

”Saya mengutuk dalam istilah terkuat terhadap Rusia yang mendukung serangan separatis kemarin di pelabuhan Laut Hitam Mariupol yang menewaskan sedikitnya 30 warga sipil tak berdosa, termasuk anak-anak, dan melukai banyak lainnya. Pikiran saya tertuju pada korban, teman-teman dan keluarga mereka,” kata Hammond, seperti dikutip news.com.au.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, mendesak Rusia untuk menggunakan pengaruhnya terhadap separatis di Ukraina timur agar menciptakan perdamaian. Dia menyerukan negara-negara Eropa melakukan pertemuan darurat untuk menyikapi krisis di Ukraina yang belum reda ini.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
15 menit yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
1 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
7 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
8 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
9 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved