Pengakuan Budak Seks yang Menyeret Pangeran Andrew

Sabtu, 03 Januari 2015 - 09:37 WIB
Pengakuan Budak Seks...
Pengakuan Budak Seks yang Menyeret Pangeran Andrew
A A A
FLORIDA - Salah satu wanita yang mengajukan gugatan terhadap Jeffrey Epstein telah menyeret Pengeran Kerajaan Inggris, Andrew, dalam perkara perbudakan seksual.

Wanita itu dikenal dengan nama inisial ”Jane Doe # 3". Dokumen gugatannya telah diajukan di pengadilan Florida pada pekan ini. Dia mengaku berhubungan badan dengan pangeran berjudul “Duke of York” itu karena tergiur uang Jeffrey Epstein, teman Pangeran Andrew.

“Berhubungan badan dengan Duke of York di London, New York dan di pulau Karibia , sebagai bagian dari sebuah pesta seks dengan banyak perempuan di bawah umur,” bunyi pengakuan wanita itu dalam dokumen gugatan.

”Epstein menginstruksikan agar Jane Doe # 3 memberikan apa yang diminta Pangeran (Andrew), dan yang diperlukan Jane Doe # 3 agar melapor kembali kepadanya. Itu rincian dari tindak pelecehan seksual,” lanjut bunyi dokumen gugatan tersebut, seperti dikutip Reuters, Sabtu (3/1/2015).

Pengakuan wanita itu muncul setelah kasus perbudakan seksual oleh Epstein terbongkar. Sebelumnya beberapa wanita kompak mengajukan gugatan setelah mereka mengaku disiksa oleh Epstein. Orang tersebut pernah dipenjara atas tuduhan kasus seksual terhadap anak.

Pendakwa lain yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Epstein menahannya sebagai budak seks antara tahun 1999 dan 2002.

Dia juga mengatakan dia melakukan hubungan seksual di pesawat pribadi dan di beberapa lokasi di Amerika Serikat dengan Alan Dershowitz, seorang profesor emeritus di Universitas Harvard dan pengacara terkemuka di AS yang menangani kasus Epstein. Namun, Dershowitz menyebut klaim wanita itu benar-benar palsu.

Pihak Istana Buckingham sendiri juga membantah keterlibatan Pangeran Andrew dalam kasus perbudakan seksual ini.
(mas)
Berita Terkait
Houthi Murka Usai Amerika...
Houthi Murka Usai Amerika Serikat dan Inggris Bombardir Yaman
Akibat Percampuran Budaya,...
Akibat Percampuran Budaya, Bahasa Baru Hadir di Amerika Serikat
Lima Mata akan Buta...
Lima Mata akan Buta Tanpa Dukungan Amerika Serikat
Bombardir Houthi, Inggris...
Bombardir Houthi, Inggris Kerahkan Jet Tempur RAF Typhoon FGR4
Ini Perbedaan Vaksin...
Ini Perbedaan Vaksin Booster di Amerika Serikat, Inggris, dan Australia
Cedera, Harry Kane Terancam...
Cedera, Harry Kane Terancam Absen Bela Inggris Lawan Amerika Serikat
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
2 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
3 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
4 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
5 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
6 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
7 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved