Atas Mandat Kremlin, Mata-mata Cantik Rusia Rayu Snowden

Selasa, 09 Desember 2014 - 09:24 WIB
Atas Mandat Kremlin,...
Atas Mandat Kremlin, Mata-mata Cantik Rusia Rayu Snowden
A A A
MOSKOW - Mata-mata cantik Rusia, Anna Chapman, 32, pernah merayu whistleblower NSA, Edward Snowden, 31. Namun, aksi Anna Chapman itu ternyata atas mandat resmi dari Kremlin.

Hal itu diungkap mantan agen KGB yang telah membelot, Borish Karpichkov. Tujuan dari misi khusus Chapman itu, kata Karpichkov, agar dia bisa mengorek rahasia keamanan Amerika Serikat (AS).

Edward Joseph Snowden kini menetap di Moskow setelah dapat suaka dari Presiden Rusia, Vladimir Putin. Snowden, menjadi buruan intelijen AS setelah dia “mencuri” data penyadapan NSA dan membocorkannya ke seluruh dunia. Ulah Snowden itu membuat AS marah karena banyak negara yang disadap NSA protes.

Menurut Karpichkov, Snowden dan Chapman bertemu hanya sekali. Namun Chapman menindaklanjuti pertemuan pada tahun lalu itu dengan meluncurkan rayuan melalui kicauan di akun Twitter-nya.

”Snowden, maukah Anda menikahiku?!,” demikian kicauan Chapman untuk Snowden yang pernah heboh beberapa bulan lalu. Menurut Karpichkov, itu semua adalah bagian dari rencana Kremlin.

”Tapi Snowden menjadi khawatir tentang apa konsekuensinya (jika menerima rayuan Chapman),” ujar Karpichkov kepada Sunday People. ”Jika Snowden telah menerima (rayuan Chapman), ia akan memiliki hak kewarganegaraan Rusia. Itu akan mengunci dirinya di Rusia. (Jika) menjadi warga negara, dia perlu izin untuk pergi (meninggalkan Rusia)," lanjut dia yang juga dilansir news.com.au, Selasa (9/12/2014)”

Soal rayuan itu, Chapman pernah diwawancarai media. Namun, dia tetap bungkam untuk menjelaskan maksud serta misi khusus rayuannya itu.

Chapman telah menjadi “selebriti” mata-mata, sejak dia tertangkap di Newa York, AS. Putri dari diplomat Rusia itu kemudian dideportasi bersama sembilan mata-mata Rusia lainnya sebagai bagian dari pertukaran tahanan mata-mata antara AS dan Rusia.

Ketika pulang ke Moskow, Chapman disambut pemerintah Vladimir Putin bak pahlawan. Sejak itu, kehidupan pribadinya selalu menjadi sorotan media, termasuk ketika dia pernah terjun ke dunia modeling.
(mas)
Berita Terkait
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Amerika Serikat: Iran...
Amerika Serikat: Iran Sekarang Beking Militer Utama Rusia
Campur Tangan Amerika...
Campur Tangan Amerika Serikat dalam Perang Rusia-Ukraina
Berita Terkini
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
1 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
3 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
4 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved