Terkuak! CIA Siksa Tahanan dengan Ancaman Seksual

Selasa, 09 Desember 2014 - 08:55 WIB
Terkuak! CIA Siksa Tahanan...
Terkuak! CIA Siksa Tahanan dengan Ancaman Seksual
A A A
WASHINGTON - Satu lagi cara CIA menyiksa para tersangka kasus serangan 9/11 terungkap. Para agen CIA menggunakan ancaman seksual terhadap para tersangka.

Fakta itu muncul dari laporan yang dirilis Komite Intelijen Senat Amerika Serikat (AS) perihal cara CIA menginterogasi para tersangka serangan 11 September 2001 ke gedung WTC atau serangan 9/11.

Menurut laporan itu, para agen CIA menggunakan sapu untuk mengancam melakukan tindakan seksual kepada salah satu tersangka. Laporan kontroversial itu dirilis Senin kemarin yang berpotensi membahayakan warga AS di seluruh dunia, karena bisa jadi target balas dendam. (Baca: CIA Siksa Tahanan 9/11, Warga AS di Seluruh Dunia Terancam)

Dalam laporan itu, anggota senior al-Qeda, Abdel Rahman al-Nashiri juga ditakut-takuti oleh para interogator CIA dengan bor listrik yang berdengung. Kendati demikian, bor listrik yang berdengung itu tidak jadi digunakan untuk menyiksa.

Sebagian bocoran laporan penyiksaan oleh CIA itu sudah diungkap kemarin. Salah satunya adalah teknik penyiksaan paling terkenal, yakni teknik waterboarding. Dengan teknik penyiksaan itu, para agen CIA menenggelamkan kepala para tahanan kasus serangan 9/11.

Sejak laporan kontroversial itu dirilis, para pejabat intelijen dan pihak Gedung Putih telah menyerukan peningkatan pengamanan fasilitas AS di seluruh dunia, khususnya kantor keduataan besar di Timur Tengah dan Afrika Utara yang rentan jadi target balas dendam.

”Ada beberapa indikasi bahwa rilis laporan itu dapat menyebabkan risiko yang lebih besar terhadap fasilitas dan individu (warga) AS di seluruh dunia,” kata juru bicara Gedung Putih, Josh Earnest, seperti dikutip Reuters, Selasa (9/12/2014).

Earnest menegaskan bahwa Presiden Barack Obama mendukung perilisan dokumen rahasia itu. ”Sehingga orang di seluruh dunia dan orang-orang di sini (AS) memahami persis apa yang terjadi,” ujar Earnest, mengacu pada tindakan para agen CIA yang menginterogasi tahanan kasus terorisme.
(mas)
Berita Terkait
AS Tawarkan Imbalan...
AS Tawarkan Imbalan Rp58 M untuk Petinggi Al-Qaeda
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi...
5 Fakta al-Qaeda, Organisasi Paramiliter Jihad yang Menentang Amerika Serikat
Jenderal Mark Milley:...
Jenderal Mark Milley: Al-Qaeda Dapat Mengancam AS dalam Setahun
AS Kembali Wanti-wanti...
AS Kembali Wanti-wanti Soal Kebangkitan Al-Qaeda Pasca Penarikan Pasukan Asing
Jenderal AS Sebut Afghanistan...
Jenderal AS Sebut Afghanistan Berada di Ambang Perang Saudara
Janji Ceraikan Al-Qaeda,...
Janji 'Ceraikan' Al-Qaeda, Taliban Ternyata Masih Berhubungan Mesra
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
2 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
6 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
7 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
8 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
9 jam yang lalu
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved