Rusia Sengaja Ciptakan Masalah di Negara yang Hendak Gabung UE
Minggu, 07 Desember 2014 - 16:20 WIB
Rusia Sengaja Ciptakan Masalah di Negara yang Hendak Gabung UE
A
A
A
BERLIN - Kanselir Jerman Angela Merkel menuduh Rusia sengaja membuat sebuah masalah di beberapa negara di Eropa timur. Hal ini dilakukan guna menghalangi negara tersebut untuk bergabung dengan Uni Eropa (UE).
Melansir Reuters, Minggu (7/12/2014, asumsi itu muncul setelah Merkel melihat adanya kecenderungan, jika sebuah negara memutuskan untuk bergabung dengan UE, tiba-tiba negara tersebut dihantui oleh sebuah masalah yang bisa terbilang cukup gawat.
"Contohnya adalah Moldova, Georgia dan Ukraina. Tiga negara di kawasan Eropa timur yang telah mengambil keputusan untuk menandatangani perjanjian asosiasi dengan Uni Eropa, kini ketiganya dilanda oleh sebuah masalah di dalam negeri," ucap Merkel.
“Rusia adalah pihak yang menciptakan masalah di ketiga negara tersebut,” imbuhnya. Salah satu hal yang paling jelas adalah keterlibatan Rusia dalan konflik yang terjadi wilayah Ukraina timur, dimana dalam pandanganya Rusia adalah penyuplai bantuan bagi separatis.
Dia memberikan contoh lain keterlibatan Rusia dalam konflik yang terjadi di salah satu negara tersebut, yakni Gerogia. Pekan lalu Presiden Rusia, Vladimir Putin telah membuat perjanjian militer dengan salah satu wilayah di Georgia yang dihuni separatis, yakni Abkhazia.
“Rusia juga sedang menanamkan pengaruhnya di kawasan Baltik, dengan membuat beberapa negara di kawasan tersebut menjadi ketergantungan terhadap mereka (Rusia) dalam berbagai bidang,” Merkel menambahkan.
Melansir Reuters, Minggu (7/12/2014, asumsi itu muncul setelah Merkel melihat adanya kecenderungan, jika sebuah negara memutuskan untuk bergabung dengan UE, tiba-tiba negara tersebut dihantui oleh sebuah masalah yang bisa terbilang cukup gawat.
"Contohnya adalah Moldova, Georgia dan Ukraina. Tiga negara di kawasan Eropa timur yang telah mengambil keputusan untuk menandatangani perjanjian asosiasi dengan Uni Eropa, kini ketiganya dilanda oleh sebuah masalah di dalam negeri," ucap Merkel.
“Rusia adalah pihak yang menciptakan masalah di ketiga negara tersebut,” imbuhnya. Salah satu hal yang paling jelas adalah keterlibatan Rusia dalan konflik yang terjadi wilayah Ukraina timur, dimana dalam pandanganya Rusia adalah penyuplai bantuan bagi separatis.
Dia memberikan contoh lain keterlibatan Rusia dalam konflik yang terjadi di salah satu negara tersebut, yakni Gerogia. Pekan lalu Presiden Rusia, Vladimir Putin telah membuat perjanjian militer dengan salah satu wilayah di Georgia yang dihuni separatis, yakni Abkhazia.
“Rusia juga sedang menanamkan pengaruhnya di kawasan Baltik, dengan membuat beberapa negara di kawasan tersebut menjadi ketergantungan terhadap mereka (Rusia) dalam berbagai bidang,” Merkel menambahkan.
(esn)