Australia Kembali Tolak Pencari Suaka, Ini Respon Indonesia

Rabu, 19 November 2014 - 16:30 WIB
Australia Kembali Tolak...
Australia Kembali Tolak Pencari Suaka, Ini Respon Indonesia
A A A
JAKARTA - Pemerintah Australia kembali membuat kebijakan mengenai para pencari suaka. Negeri Kanguru itu dikabarkan akan membatasi jatah pencari suaka yang mendaftar di United Nation High Commisioner for Refuges (UNHCR) di Jakarta menjadi 450, dari 650 per tahunnya.

Bahkan, Australia dikabarkan tidak akan menerima semua para pencari suaka yang baru mendaftarkan diri di UNHCR Jakarta pada Juli lalu. Menurut Pemerintah Australia, kebijakan ini demi kebaikan Indonesia juga, agar para pencari suaka tidak lagi menjadikan Indonesia dan Australia sebagai tujuan pelarian mereka.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Indonesia, Michael Tene pada Rabu (19/11/2014), memberikan tanggapan mengenai kebijakan baru Australia tersebut. Menurutnya, untuk sementara Indonesia hanya akan mengawasi, karena itu adalah kebijakan milik Australia, dan itu memang hak mereka.

“Ini merupakan kebijakan pemerintah Australia, Indonesia hanya akan memonitor kebijakan tersebut, apakah memiliki dampak pada Indonesia. Jika memiliki dampak terhadap Indonesia, maka kita akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan,” ucap Tene.

Dirinya juga mengatakan bahwa untuk menanggulangi masalah para pencari suara tidak bisa hanya menerapkan peraturan di dalam negeri, yang hanya berfungsi untuk membatasi. Namun diperlukan kerjasama yang komprehensif antara negara asal pencari suaka, negara trasnit dan negara tujuan pencari suaka.
(esn)
Berita Terkait
Tetap Bangga, Suporter...
Tetap Bangga, Suporter Lantunkan Nyanyian Terima Kasih untuk Timnas Indonesia U-23
Viral ! Suporter Timnas...
Viral ! Suporter Timnas Indonesia U-23 Salat Berjamaah Sebelum Lawan Australia
Indonesia jadi Tuan...
Indonesia jadi Tuan Rumah Forum Indonesia-Afrika
Omicron Masuk Indonesia,...
Omicron Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog Universitas Indonesia
Jokowi Janji ke Timnas...
Jokowi Janji ke Timnas RI untuk Buatkan Training Center
Lezatnya Aneka Kuliner...
Lezatnya Aneka Kuliner Jawa di Event Warisan Budaya Indonesia
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
2 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
4 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved