Kerahkan Pasukan ke Ukraina Timur, Rusia Kecam Kiev

Sabtu, 08 November 2014 - 12:20 WIB
Kerahkan Pasukan ke...
Kerahkan Pasukan ke Ukraina Timur, Rusia Kecam Kiev
A A A
JAKARTA - Rusia mengecam pemerintah Ukraina yang beribukota di Kiev setelah mengerahkan pasukan ke Ukraina timur, usai rakyat di wilayah itu menggelar Pemilu.

Rakyat di Ukraina timur yang sebelumnya memproklamirkan kemerdekaan dan lepas dari Ukraina sudah menggelar Pemilu. Namun, pemerintah Ukraina tidak mengakuinya dan akan terus menumpas separatis.

Rusia menyebut tindakan Ukraina telah melanggar perjanjian Minsk.”Hal ini mendapat perhatian penuh dari kami, di mana hanya beberapa hari setelah Pemilu di Donetsk dan Luhansk, mereka (Ukraina) kembali meningkatkan tekanan militernya di Ukraina timur,” kata Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Mikhael Y Galuzin, pada Jumat (7/11/2014), di Jakarta.

”Mereka kembali membunuh warga sipil di sana (Ukraian timur),” lanjut Galuzin. Pertempuran di Ukraina timur kembali pecah semalam, ketika pasukan Ukraina mulai memasuki wilayah di Ukraina timur. Pertempuran itu telah menyebabkan beberapa orang tewas.

Menurut Galuzin, aksi pasukan Ukraina itu tidak hanya melanggar perjanjian gencatan senjata yang berhasil disepakati pemberontak dan pemerintah Ukraina di Minsk. Tapi, aksi Ukraina juga dianggap melanggar perjanjian Jenewa.
(mas)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Rusia Terus Gempur Pertahanan...
Rusia Terus Gempur Pertahanan Pasukan Ukraina di Kota Urozhainoye, Donetsk Selatan
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Sergey Surovikin Peringatkan...
Sergey Surovikin Peringatkan Bos Tentara Bayaran Berhenti Memberontak
Kendaraan Perang Rusia...
Kendaraan Perang Rusia Melintasi Perbatasan Ukraina dari Krimea
Detik-detik Bom Rusia...
Detik-detik Bom Rusia Hancurkan Gedung Pemerintahan
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
3 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
4 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
5 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
6 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
7 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
8 jam yang lalu
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved