Kisah Horor ISIS yang Lebih Bengis dari Binatang

Senin, 20 Oktober 2014 - 08:38 WIB
Kisah Horor ISIS yang...
Kisah Horor ISIS yang Lebih Bengis dari Binatang
A A A
KOBANE - Seorang aktivis Kurdi dan istrinya yang menyaksikan kekejaman ISIS di Kobane selama beberapa bulan berhasil mendokumentasikan video dan foto kebengisan kelompok itu. Menurut mereka, aksi ISIS lebih bengis dari binatang.

Bazran Halil, aktivis dan jurnalis lepas yang berhasil menyeberang ke Turki bertemu dengan jurnalis Russia Today, Murad Gazdiev, dan mengisahkan apa yang dia lihat bersama istrinya selama beberapa bulan di Kobane.

Halil heran, seumur hidupnya baru melihat aksi bengis para militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). ”Ada seorang pria dengan Down Syndrome,” katanya.

”Dia tidak bisa memahami situasi, melarikan diri, atau lari. Ketika para militan ISIS tiba, mereka memenggalnya dan mengambil foto. Kemudian diunggah ke media sosial dengan menyatakan; ‘kami membunuh seorang atheis, seorang kafir’,” lanjut Halil.

Menurut Halil, militan ISIS juga menggunakan senjata kimia. Untuk membuktikan kasus ini, ia memberikan gambar dari korban di Kobane di mana kondisi jasad korban ISIS terbakar oleh posfor putih.

Dia dan istrinya, Raushan merasa bersyukur bisa selamat dan menyeberang ke Turki. Raushan menyebut aksi bengis ISIS sudah dalam kategori horor.

”Bila merokok, mereka memotong jari-jari Anda,” ujar Raushan yang dilansir kemarin (19/10/2014). ”Bila minum (alkohol) dihukum penjara. Dan jika seorang wanita terlihat bersama seorang pria yang bukan kerabatnya, dia dirajam sampai mati.”

Raushan menambahkan, bahwa para militan ISIS juga melatih orang-orang yang mereka rekrut. ”Pada bulan Mei, siswa berusia sembilan tahun pergi ke Aleppo untuk menjalani pemeriksaan,” katanya menceritakan perekrutan ISIS terhadap anak-anak.

”Para jihadis menculik semua anak laki-laki, dibawa ke masjid dan diajari hukum syariah. Mereka yang tidak belajar Alquran, dengan cepat mereka disengat kabel listrik,” imbuh Raushan.

”Hewan saja tidak pernah melakukan hal ini,” lanjut Halil menegaskann kebengisan ISIS. Setelah menghabiskan waktu satu minggu di Turki, Halil dan istrinya sekarang menuju kembali ke Suriah secara hati-hati untuk melanjutkan pekerjaan mereka sebagai jurnalis.
(mas)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serbu Penjara di Afghanistan,...
Serbu Penjara di Afghanistan, Anggota ISIS Bebaskan Ratusan Tahanan
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
3 jam yang lalu
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
4 jam yang lalu
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
5 jam yang lalu
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
6 jam yang lalu
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
7 jam yang lalu
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
8 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved