Belanda Izinkan Anggota Geng Motor Bertempur Lawan ISIS
Rabu, 15 Oktober 2014 - 12:12 WIB
Belanda Izinkan Anggota Geng Motor Bertempur Lawan ISIS
A
A
A
AMSTERDAM - Pengadilan Tinggi Belanda membuat sebuah keputusan mengejutkan. Mereka mengizinkan warga Belanda untuk berperang dengan pasukan asing, asalkan dengan tujuan yang baik. Keputusan ini diambil setelah banyak anggota geng motor di Belanda yang bergabung dengan pasukan Kurdi Suriah dalam memerangi ISIS.
Melansir Al Arabiya, Rabu (15/10/2014), sebelumnya pemerintah Belanda melarang warganya untuk berperang bersama dengan pasukan asing. “Mereka yang berangkat ke Suriah belum tentu bertujuan buruk, dengan berniat melakukan kejahatan,” ucap juru bicara Jaksa Penuntut Umum, Wim de Bruin.
"Bergabung dengan Angkatan Bersenjata asing sebelumnya diancam hukuman, sekarang hal itu tidak dilarang lagi," de Bruin menambahkan. Namun, tetap ada batasan dalam setiap peraturan. Mereka boleh bergabung hanya untuk tujuan baik, bila bergabung dengan ISIS tetap saja mereka akan dihukum.
“Satu hal lagi, mereka tidak diperkenankan untuk bergabung dengan pasukan yang akan melakukan serangan terhadap Belanda,” tambahnya. Pernyataan ini muncul setelah sebuah geng motor Belanda bernama No Surender mengatakan tiga anggotanya telah pergi ke Suriah untuk bergabung dengan pasukan Kurdi.
De Bruin juga juga mengatakan, walaupun telah bergabung dengan sisi baik, warga Belanda tidak bisa berbuat semena-mena terhadap anggota ISIS. “Mereka yang bergabung dengan pasukan Kurdi tetap akan dihukum bila mereka melakukan penyiksaan, atau pemerkosaan,” ucapnya.
Melansir Al Arabiya, Rabu (15/10/2014), sebelumnya pemerintah Belanda melarang warganya untuk berperang bersama dengan pasukan asing. “Mereka yang berangkat ke Suriah belum tentu bertujuan buruk, dengan berniat melakukan kejahatan,” ucap juru bicara Jaksa Penuntut Umum, Wim de Bruin.
"Bergabung dengan Angkatan Bersenjata asing sebelumnya diancam hukuman, sekarang hal itu tidak dilarang lagi," de Bruin menambahkan. Namun, tetap ada batasan dalam setiap peraturan. Mereka boleh bergabung hanya untuk tujuan baik, bila bergabung dengan ISIS tetap saja mereka akan dihukum.
“Satu hal lagi, mereka tidak diperkenankan untuk bergabung dengan pasukan yang akan melakukan serangan terhadap Belanda,” tambahnya. Pernyataan ini muncul setelah sebuah geng motor Belanda bernama No Surender mengatakan tiga anggotanya telah pergi ke Suriah untuk bergabung dengan pasukan Kurdi.
De Bruin juga juga mengatakan, walaupun telah bergabung dengan sisi baik, warga Belanda tidak bisa berbuat semena-mena terhadap anggota ISIS. “Mereka yang bergabung dengan pasukan Kurdi tetap akan dihukum bila mereka melakukan penyiksaan, atau pemerkosaan,” ucapnya.
(esn)