1.200 Sandera di Ukraina Timur Telah Dibebaskan
Senin, 22 September 2014 - 22:06 WIB
1.200 Sandera di Ukraina Timur Telah Dibebaskan
A
A
A
KIEV - Implementasi dari perjanjian gencatan senjata di Minsk, antara Pemerintah Ukraina dan separatis pro-Rusia mulai terlihat. Menurut perjanjian itu, kedua belah pihak harus saling membebaskan tahanan yang ditangkap selama peperangan terjadi.
Melansir Itar-tas, Senin (22/9/2014), Keamanan Nasional dan Dewan Pertahanan Ukraina menyatakan, setidaknya sudah 1.200 sandera dibebaskan oleh oleh pihak separatis. Para sandera meliputi anggota militer dan warga sipil Ukraina.
"Dalam 24 jam terakhir, 28 orang telah dibebaskan," ungkap juru bicara Keamanan Nasional dan Dewan Pertahanan Ukraina, Andriy Lysenko. Namun, pihak Ukraina tidak menyebutkan jumlah anggota separatis yang telah mereka bebaskan.
Pertukaran sandera antara kedua belah pihak sendiri sudah berlangsung empat kali. Rencananya, pertukaran yang kelima akan dilaksanakan Rabu mendatang, tapi Lysenko belum bisa menyebutkan berapa orang yang akan ditukar.
Sementara itu, Utusan Presiden untuk penyelesaian damai di timur Ukraina, Irina Heraschenko menyatakan, hingga awal September setidaknya masih terdapat 2.400 orang yang belum diketahui keberadaanya di Ukirana timur, dan lebih dari 1.000 sudah dibebaskan.
Melansir Itar-tas, Senin (22/9/2014), Keamanan Nasional dan Dewan Pertahanan Ukraina menyatakan, setidaknya sudah 1.200 sandera dibebaskan oleh oleh pihak separatis. Para sandera meliputi anggota militer dan warga sipil Ukraina.
"Dalam 24 jam terakhir, 28 orang telah dibebaskan," ungkap juru bicara Keamanan Nasional dan Dewan Pertahanan Ukraina, Andriy Lysenko. Namun, pihak Ukraina tidak menyebutkan jumlah anggota separatis yang telah mereka bebaskan.
Pertukaran sandera antara kedua belah pihak sendiri sudah berlangsung empat kali. Rencananya, pertukaran yang kelima akan dilaksanakan Rabu mendatang, tapi Lysenko belum bisa menyebutkan berapa orang yang akan ditukar.
Sementara itu, Utusan Presiden untuk penyelesaian damai di timur Ukraina, Irina Heraschenko menyatakan, hingga awal September setidaknya masih terdapat 2.400 orang yang belum diketahui keberadaanya di Ukirana timur, dan lebih dari 1.000 sudah dibebaskan.
(esn)