Jerman Larang Penggunaan Atribut ISIS

Jum'at, 12 September 2014 - 19:44 WIB
Jerman Larang Penggunaan...
Jerman Larang Penggunaan Atribut ISIS
A A A
BERLIN - Pemerintah Jerman mulai mengintensifkan diri dalam menanggulangi penyebaran ISIS dan paham radikal di negaranya. Jerman menegaskan, tidak boleh terdapat satupun atribut yang berhubungan dengan ISIS di negara mereka.

Melansir Channel News Asia, Jumat (12/9/2014), hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas de Maiziere. Larangan tersebut termasuk penyebaran paham radikal, perekrutan, propaganda di media sosial, serta pemasangan atribut kelompok radikal tersebut.

"Jerman adalah negara yang dibentengi oleh demokrasi yang sehat, tidak ada tempat di sini untuk organisasi teroris yang menentang tatanan konstitusional, serta gagasan pemahaman internasional," katanya dalam sebuah pernyataan.

“Mulai hari ini, dengan tegas kami menyatakan akan menghadapi ancaman ini dengan sangat serius,” de Maiziere menambahkan. Dalam pandangannya, ISIS adalah kelompok radikal yang sangat berbahaya. Bukan hanya bagi Irak dan Suriah, melainkan untuk Jerman juga.

ISIS sangat aktif menjalankan proganda mereka di Jerman melalui media sosial atau melalui atribut lainnya. Bukan hanya mencari pasukan, mereka juga dikabarkan mencari dana di tanah kami, hal ini yang coba kami cegah,” ucap de Maiziere.

Jerman sendiri telah terlibat dalam membantu Irak dalam memerangi ISIS. Bulan lalu, setelah melalui proses perdebatan di parlemen, pemerintah Jerman akhirnya mengirimkan bantuan senjata kepada pasukan negara otonom Iran, Kurdi, untuk memerangi ISIS.
(esn)
Berita Terkait
Bayern München Ikat...
Bayern München Ikat Leon Goretzka Hingga 2026
Produksi Makanan Crispy...
Produksi Makanan Crispy dari Ulat Jerman
Banjir Rendam Kota Koblenz,...
Banjir Rendam Kota Koblenz, Jerman
Hasil EURO 2024: Langsung...
Hasil EURO 2024: Langsung Tancap Gas, Jerman Bantai Skotlandia 5-1
Pangeran Jerman Dituntut...
Pangeran Jerman Dituntut Ayahnya karena Jual Kastil Keluarga Hanya Rp17.000
Balas Tindakan Berlin,...
Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman
Berita Terkini
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
39 menit yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
1 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
2 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
3 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
3 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Ukuran...
10 Negara dengan Ukuran Kaki Terbesar di Dunia, Jerman Juaranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved