Tuntutan Skotlandia Merdeka Menguat, Inggris Panik

Selasa, 09 September 2014 - 14:23 WIB
Tuntutan Skotlandia...
Tuntutan Skotlandia Merdeka Menguat, Inggris Panik
A A A
LONDON - Suara tuntutan rakyat Skotlandia untuk merdeka melalui referendum semakin menguat. Gejala itu membuat pemerintah Inggris mulai panik.

Sebuah jajak pendapat dari lembaga TNS pada Selasa (9/9/2014), menunjukkan bahwa suara rakyat yang mengatakan “Tidak” untuk merdeka telah turun menjadi 39 persen dari sebelumnya 45 persen pada bulan lalu

Sedangkan suara “Ya” untuk merdeka bertambah sedikit dari sebelumnya sebanyak 38 persen. Sisanya masih memilih ragu-ragu ”Jajak pendapat ini mengungkapkan perubahan yang luar biasa dalam voting," kata Tom Costley, Kepala TNS Skotlandia, seperti dikutip Reuters.

Kampanye “Ya” untuk merdeka bagi Skotlandia pertama kali dipopulerkan Partai Nasional Skotlandi yang dipimpin Alex Salmond. Kampanye referendum kemerdekaan Skotlandia ini yang membuat pihak Inggris panik.

Jajak pendapat lain dari YouGov, menyatakan suara “Ya” untuk Skotlandi merdeka mencapai 51 persen, sedangkan 49 persen merupakan suara “Tidak” atau anti-referendum dan suara ragu-ragu.

Referendum itu akan menentukan nasib Skotlandia yang memiliki penduduk sekitar 4 juta orang. Referendum akan berlangsung pada 18 September 2014.

Reaksi Ratu Elizabeth II

Hari ini, rakyat Inggris pendukung anti-referendum turun ke jalan untuk mencegah tuntutan rakyat Skotlandia untuk merdeka.

Mantan Perdana Menteri Inggris dari Partai Buruh, Gordon Brown, telah meminta rakyat Skotlandia tetap bergabung dengan Inggris. Dia telah menetapkan jadwal untuk memberikan parlemen Skotlandia kekuasaan lebih, jika referendum kemerdekaan itu ditolak.

Gejolak referendum itu membuat Perdana Menteri Inggris, David Cameron, tertekan. Partai Konservatif, menurut sejumlah media Inggris diprediksi akan memanfaatkan situasi referendum kemerdekaan Skotlandia untuk menentang Cameron.

Sedangkan Ratu Elizabeth II, yang dalam posisi netral juga merasa ngeri dengan referendum yang akan membuat Skotlandia pisah dari Inggris.
(mas)
Berita Terkait
Tiga Orang Tewas dalam...
Tiga Orang Tewas dalam Serangan Penikaman di Glasgow Skotlandia
Hubungan Panas-Dingin...
Hubungan 'Panas-Dingin' Sejak Lama, Inggris-Skotlandia Pecah
Diolok-olok Bikin Gol...
Diolok-olok Bikin Gol Bunuh Diri, Harry Maguire Terus Dibela Southgate
Inggris Bantah akan...
Inggris Bantah akan Pindahkan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Jika Skotlandia Merdeka
Preview Inggris vs Skotlandia:...
Preview Inggris vs Skotlandia: Laga Bersejarah
Susunan Pemain Timnas...
Susunan Pemain Timnas Inggris vs SKotlandia
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
1 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
2 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
3 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
4 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
5 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved