WikiLeaks: Israel Ingin Hancurkan Semua Area Sipil di Gaza

Rabu, 27 Agustus 2014 - 15:00 WIB
WikiLeaks: Israel Ingin...
WikiLeaks: Israel Ingin Hancurkan Semua Area Sipil di Gaza
A A A
GAZA - Situs anti-kerahasiaan WikiLeaks membocorkan dokumen rahasia terkait perang Hamas dan Israel di Gaza. Dokumen rahasia itu menyebut, Israel menerapkan “Doktrin Dahiya” dengan target seluruh area sipil di Gaza harus hancur.

“Doktrin Dahiya” yang digunakan militer Israel mengambil nama Desa Dahiya di Beirut Libanon. Desa itu luluh lantak ketika perang Israel dan Hizbullah pecah di Libanon tahun 2006.

Dokumen rahasia yang dibocorkan WikiLeaks, berasal dari saluran kabel diplomatik dari Kedutaan Besar di Amerika Serikat. Doktrin Dahiya disebut beberapa kali, salah satunya oleh perwira militer Israel, Jenderal Eisenkot.

“Israel akan menggunakan kekuatan yang tidak proporsional pada setiap desa yang jadi target serangan Israel, yang menyebabkan kerusakan besar dan kehancuran,” bunyi dokumen rahasia itu yang dikicauan akun Twitter WikiLeaks, Rabu (27/8/2014).

Isi dokumen rahasia itu juga telah dikonfirmasi pengacara WikiLeaks, Michael Ratner dalam wawancara dengan Real News. Ratner juga merupakan Presiden Emeritus dari Pusat Hak Konstitusional di New York, yang pernah membahas bocoran kabel diplomatik dari Kedutaan besar Amerika Serikat di Tel Aviv Israel pada tahun 2008.

Penghancuran seluruh area sipil di Gaza, sejatinya bukan rekomendasi dari perang di Gaza. Namun, Israel selama ini menganggap area sipil juga digunakan untuk aksi militer Hamas di Gaza. (Baca: Israel dan Hamas Gencatan Senjata, Rakyat Gaza Bersorak)

Menurut Ratner, Doktrin Dahiya sengaja digunakan Israel dalam perang di Gaza. Perang Israel dengan Hamas di Gaza yang berlangsung beberapa minggu telah menewaskan lebih dari 2 ribu warga Gaza, yang mayoritas warga sipil. Data PBB menyebut, sekitar 10 ribu warga Gaza terluka dan 350 ribu lainnya mengungsi.

“Israel sengaja melakukan kejahatan perang dan harus dibawa ke pengadilan internasional,” kata Ratner. Sementara itu, pemerintah Israel tidak mengomentari bocoran dokumen rahasia itu. Israel dan Hamas kini sudah sepakat melakukan gencatan senjata dan disambut rakyat Gaza sebagai kemenangan perang.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
Tak Bermoral !! Tentara...
Tak Bermoral !! Tentara Israel Menari dan Menyanyi setelah Menyerang Warga Sipil Gaza
Krisis Politik Internal...
Krisis Politik Internal Ancam Eksistensi Israel, Bukan Musuh Luar
Menteri Israel Ben-Gvir...
Menteri Israel Ben-Gvir Bikin Kisruh, Perintahkan Penghancuran Rumah Warga Palestina saat Ramadan
Bagaimana Awal Mula...
Bagaimana Awal Mula Konflik Israel-Palestina?
Berita Terkini
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
1 jam yang lalu
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
1 jam yang lalu
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
2 jam yang lalu
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
4 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
5 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
5 jam yang lalu
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved