Habisi 300 Orang, Anak Buah Escobar Dibebaskan

Rabu, 27 Agustus 2014 - 12:46 WIB
Habisi 300 Orang, Anak...
Habisi 300 Orang, Anak Buah Escobar Dibebaskan
A A A
BOGOTA - Mantan pembunuh bayaran yang dari geng Pablo Escobar dibebaskan dari penjara di wilayah Bogota, Kolombia. Hal itu menuai protes massal, karena dia mengaku sudah membunuh 300 orang dengan tangannya sendiri.

John Jairo Velasquez, mantan pembunuh bayaran yang dijuluki "Popeye," dibebaskan pada malam hari dari penjara di timur laut Bogota.

Dia telah menghabiskan 22 tahun di balik jeruji besi atas tuduhan merencanakan pembunuhan terhadap mantan calon presiden Kolombia, Luis Carlos Galan tahun 1990.

Dalam upaya untuk melawan ekstradisi ke Amerika Serikat, Escobar yang dikenal sebagai bos narkoba paling berbahaya telah memerintahkan “Popeye” untuk membunuh puluhan orang, termasuk hakim, menteri hingga wartawan.

Velasquez adalah salah satu letnan Escobar paling-terpercaya selama kampanye teror. Dia bergabung dengan geng kartel kokain Capo Medellin sebelum berusia 18 tahun.

Pengakuan anak buah Eskobar yang telah membunuh 300 orang dengan tangannya sendiri itu dia uangkap dalam wawancara yang dilakukan saat dia berada di penjara.

Dari orang-orang yang dia habisi, di antaranya adalah anak dan istrinya sendiri. Dia juga mengaku membantu merencanakan 3 ribu pembunuhan.

Penganggum Escobar

Tapi, satu-satunya kasus pembunuhan yang membuatnya dihukum adalah kasus rencana pembunuhan terhadap Galan. Para anggota keluarga yang diduga dibunuh anak buah Escobar itu mencoba untuk memahami penjelasan hakim pada pekan lalu, bahwa Velasquez telah memenuhi syarat pembebasan bersyarat.

”Ini benar-benar menyedihkan bahwa seorang pembunuh yang melakukan begitu banyak pembunuhan dihukum (hanya) untuk pembunuhan tunggal,” kata Jenderal Carlos Mena, kepala polisi lalu lintas Kolombia yang pernah membantu Amerika Serikat memburu Escobar tahun 1993, sebagaimana dilaporkan news.com.au, Rabu (27/8/2014).

Velasquez sangat mengagumi sosok Escobar yang telah tewas. ”Jika Pablo Escobar itu harus dilahirkan kembali, saya akan pergi bersamanya tanpa berpikir,” ujarnya kepada koran El Tiempo.
(mas)
Berita Terkait
7 Petugas Tewas dalam...
7 Petugas Tewas dalam Serangan Bahan Peledak di Desa Huila Kolombia Barat
Mengaku Dapat Wangsit,...
Mengaku Dapat Wangsit, Keponakan Temukan Rp403 M di Bekas Rumah Escobar
Rusia Usir dan Persona...
Rusia Usir dan Persona Non Grata-kan Dua Diplomat Kolombia
Bentrok di Perbatasan...
Bentrok di Perbatasan Kolombia, Venezuela Tangkap Anggota Kartel Sinaloa
Kolombia Tangkap 10...
Kolombia Tangkap 10 Orang Terkait Penembakan Helikopter Presiden
Truk Polisi Diserang...
Truk Polisi Diserang dengan Bahan Peledak, 11 Orang Terluka
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
4 jam yang lalu
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
7 jam yang lalu
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
9 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
11 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
11 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
12 jam yang lalu
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved