Algojo ISIS Gorok Leher James Foley 6 Kali

Senin, 25 Agustus 2014 - 08:52 WIB
Algojo ISIS Gorok Leher...
Algojo ISIS Gorok Leher James Foley 6 Kali
A A A
LONDON - Algojo ISIS diketahui menggorok leher jurnalis Amerika Serikat, James Foley sebanyak 6 kali. Hal itu dideteksi dari ahli analisis forensik di London, Inggris.

Namun, video pemenggalan militan ISIS atau Negara Islam Irak dan Suriah itu kemungkinan ada sedikit rekayasa dengan pembunuhan yang terjadi sebenarnya. Algojo ISIS pembunuh James Foley diduga kuat militan asal Inggris dengan nama panggilan “John”.

Analis menduga video adegan pemenggalan Foley merupakan propaganda dari kelompok radikal pimpinan Abu Bakar al-Baghdadi itu. (Baca: ISIS Penggal Leher Jurnalis Amerika)

Analis video berdurasi empat menit lebih 40 detik dilakukan oleh sebuah perusahaan sains forensik internasional yang bekerjasama dengan polisi Inggris. Hasilnya, ada dugaan video dibuat dengan teknik tipuan. Di mana pembuatannya dilakukan setelah pembunuhan terjadi.

Seorang analis forensik mengatakan kepada Times, bahwa tidak ada darah yang dapat dilihat, meskipun pisau digorokkan ke leher James Foley sebanyak enam kali.

”Setelah ada trik tambahan, pisau dapat dilihat ditarik di leher bagian atas setidaknya enam kali, dengan tidak ada bukti darah di gambar yang memudar menjadi hitam,” kata analis yang berbicara dengan syarat anonim, yang dilansir semalam (24/8/2014).

Salah satu ahli ditugaskan untuk memeriksa rekaman itu juga mengkonfirmasi analisisi video tersebut. ”Saya pikir itu telah direkayasa. Perasaan saya adalah bahwa eksekusi mungkin terjadi setelah kamera dimatikan,” ujar ahli itu.

Namun perusahaan penganalisis video algojo ISIS pemenggal James Foley, juga minta syarat anonim ketika hasil analis ini dipublikasikan. “Tidak ada yang berselisih bahwa di beberapa titik eksekusi memang terjadi,” lanjut ahli tersebut. (Baca: Sebelum James Foley Dipenggal, ISIS Minta Lady al-Qaeda)

Aksi algojo ISIS pemenggal James Foley itu telah menuai kecaman dari para pemimpin dunia, termasuk dari Indonesia. Presiden AS, Barack Obama, bersumpah untuk memberantas ISIS setelah jurnalis AS itu dipenggal.

“Tidak hanya Tuhan yang akan berdiri, untuk (menyaksikan) apa yang mereka lakukan kemarin,” kata Obama. Dia melanjutkan, aksi bengis seperti itu dilakukan oleh orang yang tidak beragama. ”Dan tak boleh ada di abad 21,” lanjut dia. (Baca juga: Jurnalis AS Dipenggal, Obama: Tak Ada Tempat bagi ISIS)
(mas)
Berita Terkait
Turki Ingin AS Angkat...
Turki Ingin AS Angkat Kaki dari Irak dan Suriah
Suriah: AS Terus Mencuri...
Suriah: AS Terus Mencuri Minyak Melalui Irak, Kerja Sama dengan Kurdi
AS Mulai Tarik Pasukan...
AS Mulai Tarik Pasukan dari Pangkalan Utama di Dekat Ladang Gas Terbesar Suriah
Terancam, AS Kerahkan...
Terancam, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Udara Avenger di Suriah dan Irak
Pasukan AS Tinggalkan...
Pasukan AS Tinggalkan Suriah setelah Diserang Pejuang Perlawanan Irak
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan...
4.500 Tahanan ISIS Dipindahkan dari Suriah ke Irak
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
45 menit yang lalu
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
1 jam yang lalu
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
2 jam yang lalu
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
3 jam yang lalu
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
4 jam yang lalu
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
5 jam yang lalu
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved