Merkel: Sanksi Terhadap Rusia Tindakan Tepat
Selasa, 19 Agustus 2014 - 15:59 WIB
Merkel: Sanksi Terhadap Rusia Tindakan Tepat
A
A
A
RIGA - Sanksi yang dijatuhkan oleh Uni Eropa (UE) terhadap Rusia, menurut Kanselir Jerman, Angela Merkel adalah tindakan yang sudah tepat. Hal tersebut disampaikan Merkel paska melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Latvia, Laimdota Straujuma.
Dalam pertemuan itu, Merkel dan Straujuma turut membahas mengenai perkembangan situasi di Ukraina, selain membahas perkembangan kerjasama kedua negara. Merkel menegaskan, penjatuhan sanksi kepada Rusia adalah langkah yang perlu diambil.
"Kita perlu melakukan segala kemungkinan untuk segera menemukan solusi politik (terhadap krisis Ukraina). Sebagai contoh, saya percaya bahwa sanksi terhadap Rusia diperlukan untuk menunjukkan bahwa kita serius,” ucap Merkel.
Dirinya menyatakan, walaupun sanski itu memiliki dampak langsung terhadap Jerman dan Latvia, namun hal ini perlu dilakukan untuk menekan Rusia. “Sanski lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa, berdiam hanya akan memperbutuk situasi. Jadi, kami percaya bahwa langkah itu perlu,” ungkap Merkel.
Rusia sendiri telah memberikan respon balasan atas sanksi yang dijatuhkan terhadap mereka. Rusia telah menghentikan impor semua bahan pangan dari negara-negara UE, Amerika Serikat, Australia dan Kanada selama satu tahun ke depan. Menurut Straujuma, respon ini cukup menampar Latvia.
“Industri susu di negara kami cukup terpukul dengan respon balasan yang dilakukan Rusia. Mereka (Rusia) adalah salah satu klien terbesar kami dalam hal impor susu di Eropa,” ucap Straujuma.
Dalam pertemuan itu, Merkel dan Straujuma turut membahas mengenai perkembangan situasi di Ukraina, selain membahas perkembangan kerjasama kedua negara. Merkel menegaskan, penjatuhan sanksi kepada Rusia adalah langkah yang perlu diambil.
"Kita perlu melakukan segala kemungkinan untuk segera menemukan solusi politik (terhadap krisis Ukraina). Sebagai contoh, saya percaya bahwa sanksi terhadap Rusia diperlukan untuk menunjukkan bahwa kita serius,” ucap Merkel.
Dirinya menyatakan, walaupun sanski itu memiliki dampak langsung terhadap Jerman dan Latvia, namun hal ini perlu dilakukan untuk menekan Rusia. “Sanski lebih baik daripada tidak melakukan apa-apa, berdiam hanya akan memperbutuk situasi. Jadi, kami percaya bahwa langkah itu perlu,” ungkap Merkel.
Rusia sendiri telah memberikan respon balasan atas sanksi yang dijatuhkan terhadap mereka. Rusia telah menghentikan impor semua bahan pangan dari negara-negara UE, Amerika Serikat, Australia dan Kanada selama satu tahun ke depan. Menurut Straujuma, respon ini cukup menampar Latvia.
“Industri susu di negara kami cukup terpukul dengan respon balasan yang dilakukan Rusia. Mereka (Rusia) adalah salah satu klien terbesar kami dalam hal impor susu di Eropa,” ucap Straujuma.
(esn)