Pentolan al-Qaeda Yaman Puji Aksi ISIS

Kamis, 14 Agustus 2014 - 17:28 WIB
Pentolan al-Qaeda Yaman...
Pentolan al-Qaeda Yaman Puji Aksi ISIS
A A A
SANAA - Pemimpin al-Qaeda di Yaman, Ibrahim al-Rubaish telah memuji aksi kelompok Negara Islam Irak dan Suriah Raya (ISIS) di Irak. Namun, dia tidak berjanji setia kepada Khalifah Islam versi ISIS, yakni, Abu Bakar al-Baghdadi.

”Saya mengucapkan selamat kepada semua militan di kelompok yang berbeda untuk kemenangan dimenangkan oleh saudara-saudara kita di Irak terhadap pemerintah boneka,” katanya menyindir pemerintah Irak sebagai pemerintah boneka yang pro-kaum Syiah, seperti dikutip Daily Star, Kamis (14/8/2014).

Rubaish merupakan pemimpin al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) untuk urusan agama. Kelompok itu berdiri tahun 2009 dan menyatakan diri sebagai cabang al-Qaeda Yaman.

”Siapa yang tidak menyambut kemenangan Sunni dan kekalahan (Nuri al-Maliki) yang telah menganiaya kaum Sunni?," tanya dia mengacu pada Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki dari kelompok Syiah, yang kini telah diganti Haidar al-Abadi.

Kebijakan Maliki di Irak secara luas telah disalahkan, karena dianggap memperuncing perpecahan sektarian di Irak. Pemerintahan Maliki pula yang dianggap sebagai pemicu munculnya kelompok ISIS yang melakukan pembunuhan massal terhadap kaum minoritas di Irak utara.

Kendati demikian, Rubaish tidak memberikan dukungan soal klaim Kekhalifahan Islam yang diproklamirkan ISIS akhir Juni lalu.

AQAP telah dianggap Amerika Serikat sebagai jaringan ekstremis mematikan di sebagian wilayah Timur Tengah dan Afrika. AQAP tetap menyatakan setia kepada Ayman al Zawahri, pemimpin al-Qaeda kelahiran Mesir sebagai penerus Osama bin Laden.
(mas)
Berita Terkait
Hanya Jadi Boneka, PM...
Hanya Jadi Boneka, PM Yaman Ahmed bin Mubarak Pilih Mundur
Setelah Assad Tumbang,...
Setelah Assad Tumbang, Mungkinkah Rakyat Yaman Jatuhkan Houthi dengan Dukungan Israel dan AS?
Israel Sebut Musuh Terberatnya...
Israel Sebut Musuh Terberatnya Sekarang Adalah Houthi
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Saudi Bertarung dengan...
Saudi Bertarung dengan UEA di Yaman, Berikut 6 Faktanya
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
22 menit yang lalu
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
1 jam yang lalu
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
3 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
6 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
7 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
9 jam yang lalu
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved