Militer Thailand Larang Praktik Sewa Rahim

Rabu, 13 Agustus 2014 - 18:02 WIB
Militer Thailand Larang...
Militer Thailand Larang Praktik Sewa Rahim
A A A
BANGKOK - Pemerintah junta militer.Thailand menyetujui rancangan undang-undang yang melarang praktik surrogacy komersial. Aturan itu muncul setelah muncul kasus anak dari keluarga Australia lahir dari rahim wanita Thailand yang disewa.

Parahnya anak itu ditinggalkan orangtua aslinya karena mengalami down syndrome. Kasus itu memicu kecaman para aktivis HAM, di mana praktik surrogacy atau sewa rahim dialami para perempuan miskin di negara-nagar Asia, seperti India dan Thailand.

“NCPO (Dewan Nasional) telah menyetujui rancangn undang-undang anti-surrogacy,” kata juru bicara pemerintah junta militer Thailand, Pattamaporn Rattanadilok, Rabu (13/8/2014), seperti dikutip Reuters.

”Kami akan menghukum melalui hukum pidana bagi mereka yang berlatih dan terlibat dalam praktik surrogacy komersial,” lanjut dia.

“Mereka yang menyewa ibu pengganti atau membuat ini bisnis komersial seperti ini akan melanggar hukum pidana,” imbuh dia.

Hukum akan berlaku setelah disetujui Majelis Legislatif Nasional dan selanjutnya disahkan oleh Raja Thailand, Bhumibol Adulyadej.

Pemerintah militer Thailand yang berkuasa melalui kudeta pada Mei 2014 lalu telah memerintahkan penyelidikan nasional pada praktik surrogacy gelap di negara itu.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
1 jam yang lalu
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
2 jam yang lalu
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
3 jam yang lalu
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
4 jam yang lalu
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
5 jam yang lalu
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
5 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved