Obama: Usai Tragedi 9/11, Kami Siksa Orang-orang

Sabtu, 02 Agustus 2014 - 14:16 WIB
Obama: Usai Tragedi...
Obama: Usai Tragedi 9/11, Kami Siksa Orang-orang
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, membuat pengakuan langka saat konferensi pers Jumat. Dia mengakui, jika CIA menggunakan teknik penyiksaan untuk menginterogasi pihak-pihak yang terkait serangan 11 September 2001 (9/11) ke gedung WTC.

”Segera setelah 9/11, kami melakukan beberapa hal yang salah. Kami melakukan banyak hal yang benar, tapi kami menyiksa beberapa orang. Kami melakukan hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai kita” aku Obama.

Pengakuan Obama itu menyusul pengakuan John Brennan, Direktur Badan Intelijen AS (CIA) soal teknik interogasi kontroversial yang digunakan CIA.

Setelah mengakui bahwa aparat AS telah menyiksa beberapa orang,Obama seperti dikutip Russia Today, Sabtu (2/8/2014) menyatakan, pengakuannya itu sesuai dengan laporan yang mengungkap sepak terjang CIA.

Awal pekan ini, Senator AS, Ron Wyden, kepada Daily Beast mengkritik keras perilaku CIA. ”Rakyat Amerika akan terganggu tentang apa yang akan terungkap dalam laporan ini,” katanya.

Kata "penyiksaan" dalam laporan itu, diakui Obama bertentangan dengan prinsip-prinsip rakyat AS. ”Saya percaya kita dikompromikan dengan nilai-nilai dasar kita, dengan menggunakan penyiksaan untuk menginterogasi musuh kita, dan menahan orang-orang dengan cara yang berlawanan dengan aturan hukum,” ujar Obama.

“Setelah saya menjabat (sebagai presiden), kami melakukan perang melawan Al-Qaeda, tapi kami juga berusaha untuk mengubah jalurnya. Kami terus-menerus menargetkan para pemimpin Al-Qaeda. Kami tegas, bahwa melarang penyiksaan,” imbuh Obama.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
3 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
4 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
5 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
6 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
7 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
8 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved