Wanita dan Surga, Propaganda Perang Israel di Gaza

Jum'at, 25 Juli 2014 - 14:26 WIB
Wanita dan Surga, Propaganda...
Wanita dan Surga, Propaganda Perang Israel di Gaza
A A A
TEL AVIV - Selain menginvasi Jalur Gaza tanpa ampun, militer Israel juga menebar propaganda di media sosial untuk meraih simpati dunia. Salah satunya dengan mengunggah foto, di mana seorang wanita Israel berdiri dengan para tentara Israel untuk perang di Gaza.

Di media sosial itulah, Israel juga menyelipkan klaim “surga” bagi warga dunia yang mendukung invasi Israel di Jalur Gaza.

Foto wanita yang berdiri bersama para tentara Israel (IDF) telah diunggah IDF di Twitter, Facebook dan YouTube. Di halaman Facebook-nya, IDF membubuhkan kalimat yang seolah-olah berada di pihak yang benar.

Selain kalimat-kalimat peraih simpati, IDF juga menyertakan berbagai foto roket militan Gaza. Tujuannya untuk melegitimasi alasan ivasi besar-besaran IDF di Jalur Gaza, Palestina yang hingga Jumat (25/7/2014), korbannya dilaporkan telah mencapai 800-an jiwa.

”Anda adalah pahlawan sejati di dunia ini, Israel,” bunyi kalimat propaganda yang muncul di halaman Facebook IDF. “Berdoalah bagi Israel,” contoh kalimat lain di halaman Facebook IDF, seperti dikutip IB Times.

Propaganda perang Israel sebenarnya juga muncul dalam setiap sandi atau kode operasi. Isarel mencoba meniru propaganda perang yang pernah diluncurkan Amerika Serikat (AS) ketika menyerang negara lain.

Kode Khusus

Contoh, AS pernah menggunakan sandi “Operation Freedom Iraq” atau operasi pembebasan Irak untuk menjatuhkan rezim Saddam Hussein.IDF tidak kalah cerdik untuk mengadopsi sandi-sandi propaganda perang yang pernah digunakan AS.

Mereka memadukan setiap sandi yang cocok dalam bahasa Inggris dan bahasa Ibrani. Dalam perang di Gaza kali ini, IDF menggunakan kode “Operation Protective Edge” yang bermakna operasi untuk pertahanan diri.Kode itu sengaja untuk meraih simpati warga dunia, dengan dalih operasi membela diri dari serangan roket militan Gaza.

Menurut Doktor Dalia Gavriely-Nuri dari Universitas Ibrani Yerusalem, “Operation Protective Edge” sebenarnya juga diadopsi dari Alkitab. ”Saya rasa ini adalah jenis proses (serangan) psikologis."

Sedangkan penggunaan wanita dalam propaganda di media sosial, IDF sengaja menarik ribuan simpati dalam waktu cepat. Di halaman Facebook, IDF sengaja menuliskan kalimat-kalimat humanis.

Contoh kalimat ”Girls Love IDF” untuk menunjukkan bahwa tentara Israel dicintai kaum perempuan.Ada juga ratusan foto dari balita hingga lansia yang seolah-olah mendukung IDF dalam menginvasi Gaza.”Terima kasih IDF, kami mencintaimu,” demikian kalimat propaganda yang dituliskan IDF dalam halaman Facebook mereka.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
Tak Bermoral !! Tentara...
Tak Bermoral !! Tentara Israel Menari dan Menyanyi setelah Menyerang Warga Sipil Gaza
Krisis Politik Internal...
Krisis Politik Internal Ancam Eksistensi Israel, Bukan Musuh Luar
Menteri Israel Ben-Gvir...
Menteri Israel Ben-Gvir Bikin Kisruh, Perintahkan Penghancuran Rumah Warga Palestina saat Ramadan
Bagaimana Awal Mula...
Bagaimana Awal Mula Konflik Israel-Palestina?
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
4 jam yang lalu
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
7 jam yang lalu
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
9 jam yang lalu
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
11 jam yang lalu
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
11 jam yang lalu
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
12 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved