Rusia Bantah Tembak Jatuh 2 Jet Tempur Ukraina

Kamis, 24 Juli 2014 - 16:44 WIB
Rusia Bantah Tembak...
Rusia Bantah Tembak Jatuh 2 Jet Tempur Ukraina
A A A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia, pada Kamis (24/7/2014) membantah jika rudal yang menjatuhkan dua pesawat jet tempur Ukraina ditembakkan dari wilayah Rusia.

Bantahan itu dilaporkan kantor berita Interfax mengutip pejabat di Kementerian Pertahanan Rusia. ”Dalam upaya untuk menyesatkan publik, untuk mengalihkan perhatian dari kasus tragedi pesawat Malaysia Boeing 777, fantasi otoritas Kiev layak dimasukkan dalam Buku Merah aforisme militer,” kata pejabat yang berbicara dengan syarat anonim itu.

Dua pesawat jet tempur Ukraina Su-25 ditembak jatuh Rabu kemarin. Lokasinya tidak jauh dari jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17. ”Menurut informasi awal, rudal diluncurkan dari wilayah Rusia,” kata Dewan Pertahanan Ukraina, Andrey Lysenko.

Menurutnya, dua pesawat itu terbang pada ketinggian 5.200 meter. ”Kami (mencari) bukti kemungkinan rudal yang menembak jatuh pesawat, diluncurkan dari wilayah Rusia. Itulah salah satu teori,” lanjut Lysenko.

Teori ini didasarkan pada asumsi militer Ukraina bahwa separatis pro-Rusia di Donetsk dan Luhansk tidak memiliki jenis peralatan militer yang mampu menembak jatuh pesawat Su-25.

“Hanya peluncur rudal lebih kuat mampu melakukan hal itu. Para teroris (separatis pro-Rusia) tidak memiliki kemampuan seperti itu,” imbuh Lysenko.

Sementara itu, separatis pro-Rusia di Ukriana timur justru mengklaim sebagai pelaku penembak dua pesawat tempur Ukraina itu.”Di dekat Saur-Mogila, sebuah jet tempur Ukraina ditembak jatuh,” kata Menteri Pertahanan Republik Rakayat Donetsk, Igor Strelkov, seperti dikutip Novorossiya.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
18 menit yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
1 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
2 jam yang lalu
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
3 jam yang lalu
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
3 jam yang lalu
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved