PBB Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang, Netanyahu: Itu Lelucon
Kamis, 24 Juli 2014 - 17:04 WIB
PBB Sebut Israel Lakukan Kejahatan Perang, Netanyahu: Itu Lelucon
A
A
A
YARUSALEM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menganggap apa yang dilukan oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) sebagai sebuah parodi belaka. UNHRC akan melalukan investigasi untuk membuktikan Israel telah melakukan kejatan perang di Gaza.
“Keputusan tersebut adalah sebuah parodi yang dibuat oleh UNHRC, dan keputusan ini harusnya mendapatkan penolakan oleh orang-orang baik yang ada diseluruh dunia,” ungkap Netanyahu melalui sebuah pernyataan.
Melansir Xinhua, Kamis (24/7/2014), menurut Netanyahu, seharusnya UNHRC menginvestigasi Hamas. “UNHRC harusnya mengivestigasi Hamas, mereka melakukan kejahatan perang ganda,” ucap Netanyahu.
Menurut dirinya, apa yang dilakukan Hamas dengan terus menembakan rudal ke arah Israel sebagai kejahatan, dan dirinya juga mengatakan tindakan Hamas yang berlindung di balik warga sipil sebagai kejahatan perang lainnya.
"Mereka tidak mengutuk tindakan Hamas yang menggunakan perisai manusia untuk melindungi diri mereka, dengan demikian UNHRC mengirim pesan ke Hamas dan organisasi teror diseluruh dunia, bahwa menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia adalah strategi yang efektif," ungkapnya.
Sebelumnya, Dewan Hak Asasi Manusia PBB memutuskan untuk meluncurkan investigasi independen atas serangan Israel di Gaza. menurut kepala HAM PBB, Navi Pillay, invasi Israel di Gaza sudah masuk kategori kejahatan perang.
“Keputusan tersebut adalah sebuah parodi yang dibuat oleh UNHRC, dan keputusan ini harusnya mendapatkan penolakan oleh orang-orang baik yang ada diseluruh dunia,” ungkap Netanyahu melalui sebuah pernyataan.
Melansir Xinhua, Kamis (24/7/2014), menurut Netanyahu, seharusnya UNHRC menginvestigasi Hamas. “UNHRC harusnya mengivestigasi Hamas, mereka melakukan kejahatan perang ganda,” ucap Netanyahu.
Menurut dirinya, apa yang dilakukan Hamas dengan terus menembakan rudal ke arah Israel sebagai kejahatan, dan dirinya juga mengatakan tindakan Hamas yang berlindung di balik warga sipil sebagai kejahatan perang lainnya.
"Mereka tidak mengutuk tindakan Hamas yang menggunakan perisai manusia untuk melindungi diri mereka, dengan demikian UNHRC mengirim pesan ke Hamas dan organisasi teror diseluruh dunia, bahwa menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia adalah strategi yang efektif," ungkapnya.
Sebelumnya, Dewan Hak Asasi Manusia PBB memutuskan untuk meluncurkan investigasi independen atas serangan Israel di Gaza. menurut kepala HAM PBB, Navi Pillay, invasi Israel di Gaza sudah masuk kategori kejahatan perang.
(esn)