AL Qaeda Berencana Hancurkan Menara Eifel

Kamis, 10 Juli 2014 - 19:52 WIB
AL Qaeda Berencana Hancurkan...
AL Qaeda Berencana Hancurkan Menara Eifel
A A A
PARIS - Kelompok militan terbesar dan paling berbahaya di dunia, al Qaeda, dikabarkan sedang merencanakan serangkaian serangan ke ibuota Prancis, Paris. Salah satu target mereka adalah ikon kota mode itu, menara Eifel.

Melansir Russia Today, Kamis (10/7/2014), rencana itu terungkap saat percakapan antara seorang warga negara Aljazair yang tinggal di Perancis dan seorang perwira senior cabang Al-Qaeda di Maghreb. Percakapan itu berhasil dilacak oleh pihak kepolisian Prancis.

Polisi Prancis tidak sengaja menemukan pembicaraan ini setelah mereka mendeskripsi pesan antara seorang tukang daging halal asal Aljazair berusia 29 tahun yang tinggal di Vaucluse, tenggara Prancis, dan seorang perwira tinggi Al-Qaeda di Maghreb Islam (AQIM).

Tersangka diidentifikasi sebagai Ali M, seorang ayah dua anak yang menghabiskan setidaknya lima tahun di Perancis. Mereka berdua bertukar pesan terenkripsi selama sekitar satu tahun di situs Islamic Shoumouk al-Islam.

Nama Samaran Ali di situs itu Abu Jaji, sementara militan Al-Qaeda menggunakan nama alias Redouane18. Dalam percakapan itu Redouane18 meminta Abu Jaji untuk membuat saran mengenai bagaimana melakukan jihad di Perancis.

“Para jihadis dapat menargetkan monumen bersejarah terkenal Paris seperti museum Louvre, atau ikon Paris lainnya seperti menara Eiffel sebagai target,” ungkap Ali dalam percakapan bersama perwira al Qaeda terebut.

Ali sendiri dibekuk oleh pihak kepolisian Prancis medio 2013 lalu, hanya beberapa pekan sebelum dirinya berangkat di Aljazair untuk mendapatkan pelatihan dari pihak al Qaeda. Kini pria 29 tahun itu sedang menunggu persidangan.

Pengacara Ali M mengklaim, kliennya adalah pria muda yang lemah dan dicuci otak oleh militan yang mencoba untuk memanipulasi dia untuk membuat dia menjadi seorang teroris.
(esn)
Berita Terkait
Lyon Jadi Pelabuhan...
Lyon Jadi Pelabuhan Baru Jerome Boateng
8 Bukti Prancis Kehilangan...
8 Bukti Prancis Kehilangan Pengaruh Neokolonialisme di Afrika
Prancis Imbau Warganya...
Prancis Imbau Warganya Segera Tinggalkan Pakistan
Pelaku Penyanderaan...
Pelaku Penyanderaan di Bank Prancis Masuk dalam Daftar Pemantauan
Gerakan Boikot Produk...
Gerakan Boikot Produk Prancis Raih Momentum di Bangladesh
5 Alasan PM Prancis...
5 Alasan PM Prancis Sebastien Lecornu Mundur, dari Defisit Anggaran hingga Rasio Utang Capai 113 Persen
Berita Terkini
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
9 menit yang lalu
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
41 menit yang lalu
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
1 jam yang lalu
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
1 jam yang lalu
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
1 jam yang lalu
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
2 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved