Pemerintah AS Perbolehkan Donorkan Wajah

Jum'at, 04 Juli 2014 - 19:59 WIB
Pemerintah AS Perbolehkan...
Pemerintah AS Perbolehkan Donorkan Wajah
A A A
VIRGINIA - Banyaknya warga yang mengalami cacat di bagian wajah akibat kecelakaan atau bawaan lahir, membuat pemerintah Amerika Serikat (AS) membuat sebuah peraturan baru. Dalam aturan baru itu, warga AS bisa mendonorkan wajah mereka ketika meninggal.

Melansir Daily Mail, Jumat (4/7/2014), aturan baru itu mulai diperkenalkan dan dijalankan sejak hari ini. Menurut Dr Sue McDiarmid, Komite Transplantasi organ tubuh, dia berharap aturan ini akan meningkatkan jumlah donor organ, khusunya wajah.

”Aturan baru berarti bahwa jika ada donor potensial yang tertarik atau telah menyatakan sebelumnya bahwa mereka secara khusus akan tertarik menyumbangkan wajah mereka, maka kita bisa menggunakannya," ungkap McDiarmid.

Namun, McDiarmid menyatakan, terdapat prosedur yang jelas dalam proses pendonoran. “Keluarga pendonor atau seseorang yang dekat dengan pendonor sebelumnya harus memberikan pernyataan tertulis, bahwa mereka merelakan organ kerabat mereka diambil untuk didonorkan,” ucap McDiarmid.

Organ Procurement and Transplantation Network (OPTN), di Richmond, Virginia, yang mengalokasikan organ di AS sebelum kebijakan ini ada, menyatakan, mereka kesulitan untuk mengalokasikan transplantasi wajah dan tangan.

Menurut ketua OPTN, Dr Kenneth Andreoni, dengan adanya kebijkan ini maka orang-orang yang menderita cidera parah, khususnya di bagian wajah, dapat lebih mudah mendapatkan donor wajah, sehingga kehidupan mereka dapat kembali normal.

Transplantasi wajah pertama dilakukan di Amerika Serikat pada tahun 2008 dan transplantasi tangan pertama pada tahun 1999. Sejak saat itu, tujuh orang telah menerima wajah baru.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
2 jam yang lalu
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
3 jam yang lalu
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
3 jam yang lalu
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
5 jam yang lalu
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved