Jika Ingin Damai, Israel Harus Temukan Pembunuh Khder
Kamis, 03 Juli 2014 - 13:16 WIB
Jika Ingin Damai, Israel Harus Temukan Pembunuh Khder
A
A
A
RAMALLAH - Penculikan dan pembunuhan seorang pemuda Palestina mendapat kecaman keras dari pihak Palestina. Presiden Palestina, Mahmud Abbas, bahkan mengancam Israel untuk segera menemukan pembunuh warga mereka.
"Jika Israel menginginkan perdamaian dengan bangsa kami, pemerintah Israel harus segera menemukan dan menghukum pembunuh pemuda kami," ungkap Abbas, seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (3/7/2014).
Sebelumnya, para pejabat tinggi Palestina menyalahkan Israel atas tragedi memilukan ini. Mereka menganggap, pemerintah Israel harus bertanggung jawab atas penculikan dan pembunuhan Mohammed Abu Khder (17).
“Pemerintah Palestina harus bertanggung jabawa atas pembunuhan Khder. Benjamin Netanyahu sebagai pemimpin negara harus bisa melakukan pencegahan terhadap hal-hal semacam ini,” ungkap para pejabat Palestina.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sendiri menyatakan, penculikan dan pembunuhan Khder adalah sebagai sesuatu yang keji, dan dia telah memerintahkan pihak kepolisian untuk segera menyelidiki dan menemukan sang pembunuh.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Ameriak Serikat (AS), John Kerry menyerukan kepada kedua belah pihak untuk bisa menahan diri. Menurut Kerry, tindakan balasan akan membuat situasi semakin runyam.
"Pada saat yang menegangkan dan berbahaya ini, semua pihak harus melakukan segala daya mereka untuk melindungi yang tidak bersalah dan bertindak dengan menggunakan akal sehat. Semua pihak harus bisa menahan diri, tidak saling tuduh dan menyerang," ungkap Kerry.
"Jika Israel menginginkan perdamaian dengan bangsa kami, pemerintah Israel harus segera menemukan dan menghukum pembunuh pemuda kami," ungkap Abbas, seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (3/7/2014).
Sebelumnya, para pejabat tinggi Palestina menyalahkan Israel atas tragedi memilukan ini. Mereka menganggap, pemerintah Israel harus bertanggung jawab atas penculikan dan pembunuhan Mohammed Abu Khder (17).
“Pemerintah Palestina harus bertanggung jabawa atas pembunuhan Khder. Benjamin Netanyahu sebagai pemimpin negara harus bisa melakukan pencegahan terhadap hal-hal semacam ini,” ungkap para pejabat Palestina.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sendiri menyatakan, penculikan dan pembunuhan Khder adalah sebagai sesuatu yang keji, dan dia telah memerintahkan pihak kepolisian untuk segera menyelidiki dan menemukan sang pembunuh.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Ameriak Serikat (AS), John Kerry menyerukan kepada kedua belah pihak untuk bisa menahan diri. Menurut Kerry, tindakan balasan akan membuat situasi semakin runyam.
"Pada saat yang menegangkan dan berbahaya ini, semua pihak harus melakukan segala daya mereka untuk melindungi yang tidak bersalah dan bertindak dengan menggunakan akal sehat. Semua pihak harus bisa menahan diri, tidak saling tuduh dan menyerang," ungkap Kerry.
(esn)