Tolak Diajak Tidur, Wanita Tua di AS Kejar Pemuda dengan Pisau
Kamis, 03 Juli 2014 - 11:24 WIB
Tolak Diajak Tidur, Wanita Tua di AS Kejar Pemuda dengan Pisau
A
A
A
FLORIDA - Seorang wanita berusia 56 tahun asal Florida, mengejar seorang pemuda berusia 25 tahun dengan pisau. Musababnya, wanita bernama Elizabeth Higley itu kesal setelah ditolak pemuda tersebut menolak diajak berhubungan badan.
Elizabeth yang dalam kondisi mabuk itu berlari mengejar pemuda bernama Crue Finley, dengan membawa sebilah pisau. Laman Smoking Gun, pada Rabu (2/7/2014) melaporkan, sebelum insiden pengejaran itu terjadi, keduanya menenggak anggur di sebuah rumah di Florida, Amerika Serikat.
“Finley kepada polisi mengatakan bahwa ia menyebut Highley wanita yang tua ketika ia menolak ajakan tidur. Wanita itu kemudian marah dan melakukan kekerasan,” demikian laporan kepolisian Florida.
Dalam kondisi emosi, Elizabeth menyambar sebilah pisau dengan tangan kanannya. Dia juga membawa potongan kayu untuk mengejar Finley.
Beruntung Finley yang berlari dari ancaman wanita itu bertemu seorang perwira polisi di sekitar tokoh terdekat. Dia pun melapor, jika keselamatannya terancam.
”Terdakwa memiliki pisau besar warna perak d tangan kanannya, serta potongan kayu di tangan kirinya,” kata seorang petugas polisi Florida dalam laporan penangkapan wanita itu.
Sebelum ditahan, polisi menginstruksikan kepada Highley agar menjatuhkan senjata dan tengkurap di tanah, untuk kemudian diborgol. Namun, Elizabeth akhirnya dibebaskan dengan uang jaminan USD3.500atau sekitar 42 juta atas tuduhan melakukan penyerangan.
Elizabeth yang dalam kondisi mabuk itu berlari mengejar pemuda bernama Crue Finley, dengan membawa sebilah pisau. Laman Smoking Gun, pada Rabu (2/7/2014) melaporkan, sebelum insiden pengejaran itu terjadi, keduanya menenggak anggur di sebuah rumah di Florida, Amerika Serikat.
“Finley kepada polisi mengatakan bahwa ia menyebut Highley wanita yang tua ketika ia menolak ajakan tidur. Wanita itu kemudian marah dan melakukan kekerasan,” demikian laporan kepolisian Florida.
Dalam kondisi emosi, Elizabeth menyambar sebilah pisau dengan tangan kanannya. Dia juga membawa potongan kayu untuk mengejar Finley.
Beruntung Finley yang berlari dari ancaman wanita itu bertemu seorang perwira polisi di sekitar tokoh terdekat. Dia pun melapor, jika keselamatannya terancam.
”Terdakwa memiliki pisau besar warna perak d tangan kanannya, serta potongan kayu di tangan kirinya,” kata seorang petugas polisi Florida dalam laporan penangkapan wanita itu.
Sebelum ditahan, polisi menginstruksikan kepada Highley agar menjatuhkan senjata dan tengkurap di tanah, untuk kemudian diborgol. Namun, Elizabeth akhirnya dibebaskan dengan uang jaminan USD3.500atau sekitar 42 juta atas tuduhan melakukan penyerangan.
(mas)