Abbas Minta Israel Turut Kecam Penculikan Pemuda Palestina
Rabu, 02 Juli 2014 - 19:23 WIB
Abbas Minta Israel Turut Kecam Penculikan Pemuda Palestina
A
A
A
RAMALLAH - Presiden Palestina Mahmud Abbas, pada Rabu (2/7/2014) menuntut Israel untuk turut mengutuk penculikan dan dugaan pembunuhan seorang remaja Palestina di Yarusalem. Penculikan ini diduga sebagai aksi balas dendam atas hal serupa kepada tiga pemuda Israel.
"Presiden Palestina, Mahmud Abbas, menuntut agar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengutuk penculikan dan pembunuhan remaja Palestina, Mohammed Abu Khder, seperti kita mengutuk penculikan tiga warga Israel," ungkap pihak kepresidenan Palestina, seperti dilansir Reuters.
Sebelumnya dikabarkan, pada Rabu dini hari seorang pemuda Palestina diculik oleh orang tak dikenal di wilayah Yarusalem timur. Beberapa jam berselang, pemuda itu ditemukan tak bernyawa di sebuah hutan di pinggiran kota Yarusalem.
Polisi Israel sendiri telah mengkonfirmasi menemukan sesosok mayat yang dibuang di sebuah hutan di Yerusalem barat. Tetapi mereka belum secara resmi mengatakan mayat itu adalah Mohammed Abu Khder.
Kejadian ini telah memicu gelombang kerusuhan di lingkungan Yerusalem timur dari Shuafat. Ratusan orang Palestina bertopeng dilaporkan melakukan pelemparan batu ke arah polisi Israel yang menghalau kerusuhan.
"Presiden Palestina, Mahmud Abbas, menuntut agar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengutuk penculikan dan pembunuhan remaja Palestina, Mohammed Abu Khder, seperti kita mengutuk penculikan tiga warga Israel," ungkap pihak kepresidenan Palestina, seperti dilansir Reuters.
Sebelumnya dikabarkan, pada Rabu dini hari seorang pemuda Palestina diculik oleh orang tak dikenal di wilayah Yarusalem timur. Beberapa jam berselang, pemuda itu ditemukan tak bernyawa di sebuah hutan di pinggiran kota Yarusalem.
Polisi Israel sendiri telah mengkonfirmasi menemukan sesosok mayat yang dibuang di sebuah hutan di Yerusalem barat. Tetapi mereka belum secara resmi mengatakan mayat itu adalah Mohammed Abu Khder.
Kejadian ini telah memicu gelombang kerusuhan di lingkungan Yerusalem timur dari Shuafat. Ratusan orang Palestina bertopeng dilaporkan melakukan pelemparan batu ke arah polisi Israel yang menghalau kerusuhan.
(esn)