Menteri Marty Imbau WNI di Luar Negeri Hindari Wilayah Konflik
Rabu, 25 Juni 2014 - 14:55 WIB
Menteri Marty Imbau WNI di Luar Negeri Hindari Wilayah Konflik
A
A
A
JAKARTA - Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa pada Rabu (25/6/2014) mengeluarkan imbauan kepada warga negara Indonesia (WNI) yang ada di luar negeri untuk menghindari wilayah-wilayah konflik. Hal ini berkaitan dengan munculnya laporan yang menyatakan banyak WNI yang ikut terlibat konflik di negara-negara Timur Tengah.
Ditemui Sindonews di Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri Indonesia, Marty menyatakan warga Indonesia harusnya memilih jalan lain untuk menunjukan rasa solidaritas mereka pada warga di negara-negara yang sedang berkonflik.
“Mari kita tunjukan, seandainya ada bentuk-bentuk kepedulian, seandainya ada bentuk-bentuk solidaritas mengenai suatu masalah, lakukanlah dengan cara yang tidak membawa masalah dan bahaya kepada diri sendiri. Serta yang sesuai dengan norma-norma dan prinsip-prinsip internasional yang berlaku,” kata Marty.
Menurut Marty, pemerintah sudah sering memberikan imbauan semacam ini. Imbauan seperti itu, lanjut dia, tidak hanya disampaikan kepada para WNI di luar negeri, tapi juga yang ada di dalam negeri. Namun, Marty mengaku kesulitan mencegah WNI yang terlibat konflik di negara-negara Timur Tengah dengan alasan solidaritas,karena itu menjadi pilihan individu.
"Dalam berbagai kesempatan pemerintah Indonesia sudah meyatakan, bahwa sebaiknya kita menghindari situasi konflik. Apakah di Suriah, apakah kemarin di Libya, apakah di Mesir saat terjadi krisis politik. Serta melihat gejala yang sebaliknya, saya kira sudah jelas ini bukan sesuatu yang kita anjurkan,” imbuh Marty.
Ditemui Sindonews di Gedung Pancasila, kompleks Kementerian Luar Negeri Indonesia, Marty menyatakan warga Indonesia harusnya memilih jalan lain untuk menunjukan rasa solidaritas mereka pada warga di negara-negara yang sedang berkonflik.
“Mari kita tunjukan, seandainya ada bentuk-bentuk kepedulian, seandainya ada bentuk-bentuk solidaritas mengenai suatu masalah, lakukanlah dengan cara yang tidak membawa masalah dan bahaya kepada diri sendiri. Serta yang sesuai dengan norma-norma dan prinsip-prinsip internasional yang berlaku,” kata Marty.
Menurut Marty, pemerintah sudah sering memberikan imbauan semacam ini. Imbauan seperti itu, lanjut dia, tidak hanya disampaikan kepada para WNI di luar negeri, tapi juga yang ada di dalam negeri. Namun, Marty mengaku kesulitan mencegah WNI yang terlibat konflik di negara-negara Timur Tengah dengan alasan solidaritas,karena itu menjadi pilihan individu.
"Dalam berbagai kesempatan pemerintah Indonesia sudah meyatakan, bahwa sebaiknya kita menghindari situasi konflik. Apakah di Suriah, apakah kemarin di Libya, apakah di Mesir saat terjadi krisis politik. Serta melihat gejala yang sebaliknya, saya kira sudah jelas ini bukan sesuatu yang kita anjurkan,” imbuh Marty.
(esn)