Militan Kembali Rebut Kota Penting di Irak
Senin, 23 Juni 2014 - 21:09 WIB
Militan Kembali Rebut Kota Penting di Irak
A
A
A
BAGHDAD - Setelah berhasil merebut kota penting di wilayah perbatasan dengan Suriah, militan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL) beserta sekutunya Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) pada Senin (23/6/2014), kembali dilaporkan merebut kota penting lainnya di Irak utara.
Melansir Channel News Asia, ISIS dan ISIL berhasil merebut kota Tal Afar, setelah sebelumnya terjadi pertempuran sengit antara militan dengan pasukan pemerintah yang dibantu oleh relawan. “Militan berhasil merebut kota dan bandara,” ungkap pejabat setempat.
“Seluruh kota dan bandara sudah sepenuhnya dikendalikan oleh militan, pasukan keamanan berhasil dipukul mundur oleh mereka dan telah meninggalkan kota,” ungkap seorang saksi mata dalam kondisi anonim.
Kota yang terletak di sepanjang koridor strategis dengan Suriah, sebelumnya merupakan satu-satunya kota besar yang berada di provinsi Niniwe, yang ada di bawah kendalai pasukan pemerintah, sebelum akhirnya berhasil direbut.
Seiring dengan semakin banyaknya kota penting di Irak yang berhasil direbut militan, membuat Baghdad saat ini dalam kondisi bahaya. Pasalnya, wilayah-wilayah penyangga di sekitar ibukota, hampir semua sudah dikuasai oleh militan.
Melansir Channel News Asia, ISIS dan ISIL berhasil merebut kota Tal Afar, setelah sebelumnya terjadi pertempuran sengit antara militan dengan pasukan pemerintah yang dibantu oleh relawan. “Militan berhasil merebut kota dan bandara,” ungkap pejabat setempat.
“Seluruh kota dan bandara sudah sepenuhnya dikendalikan oleh militan, pasukan keamanan berhasil dipukul mundur oleh mereka dan telah meninggalkan kota,” ungkap seorang saksi mata dalam kondisi anonim.
Kota yang terletak di sepanjang koridor strategis dengan Suriah, sebelumnya merupakan satu-satunya kota besar yang berada di provinsi Niniwe, yang ada di bawah kendalai pasukan pemerintah, sebelum akhirnya berhasil direbut.
Seiring dengan semakin banyaknya kota penting di Irak yang berhasil direbut militan, membuat Baghdad saat ini dalam kondisi bahaya. Pasalnya, wilayah-wilayah penyangga di sekitar ibukota, hampir semua sudah dikuasai oleh militan.
(esn)