Hague Peringatkan Rusia Soal Sanksi Lanjutan
Senin, 23 Juni 2014 - 17:10 WIB
Hague Peringatkan Rusia Soal Sanksi Lanjutan
A
A
A
LUXEMBURG - Menteri Luar Negeri Inggris, Wiliam Hague, pada Senin (23/6/2014) kembali menyampaikan peringatan kepada pihak Rusia mengenai akan adanya sanksi ketiga yang dijatuhkan kepada mereka.
Melansir Reuters, Hague menyampaikan hal tersebut sebelum menghadiri pertemuan menteri luar negeri Uni Eropa (UE) di Luxemburg yang akan berlangsung pada akhir pekan.
Agenda utama dalam pertemuan kali ini adalah mengenai krisis di Ukraina.
“Presiden Putin harusnya sudah tidak meragukan lagi keputusan UE yang akan kembali menjatuhkan sanki kepada Rusia, bila memang diperlukan. Saat ini kami sedang bekerja untuk memutuskan sanki apa yang akan dijatuhkan,” ungkap Hague.
Pernyataan Hague memperpanjang kemungkinan sanksi yang akan jatuh ke negara pecahan Uni Soviet tersebut, setelah sebelumnya Amerika Serikat (AS) kembali mengancam akan menjatuhkan sanksi bila Rusia tidak bisa menstabilkan kondisi di Ukraina.
Namun, untuk pertama kali, seperti dilaporkan sebelumnya, pemerintah Rusia menyatakan mereka tidak akan tinggal diam bila sanksi ketiga benar-benar dijatuhkan kepada mereka. Menurut mereka sudah saatnya Rusia memberikan respon bila sanksi itu benar-benar datang.
Melansir Reuters, Hague menyampaikan hal tersebut sebelum menghadiri pertemuan menteri luar negeri Uni Eropa (UE) di Luxemburg yang akan berlangsung pada akhir pekan.
Agenda utama dalam pertemuan kali ini adalah mengenai krisis di Ukraina.
“Presiden Putin harusnya sudah tidak meragukan lagi keputusan UE yang akan kembali menjatuhkan sanki kepada Rusia, bila memang diperlukan. Saat ini kami sedang bekerja untuk memutuskan sanki apa yang akan dijatuhkan,” ungkap Hague.
Pernyataan Hague memperpanjang kemungkinan sanksi yang akan jatuh ke negara pecahan Uni Soviet tersebut, setelah sebelumnya Amerika Serikat (AS) kembali mengancam akan menjatuhkan sanksi bila Rusia tidak bisa menstabilkan kondisi di Ukraina.
Namun, untuk pertama kali, seperti dilaporkan sebelumnya, pemerintah Rusia menyatakan mereka tidak akan tinggal diam bila sanksi ketiga benar-benar dijatuhkan kepada mereka. Menurut mereka sudah saatnya Rusia memberikan respon bila sanksi itu benar-benar datang.
(esn)