Hukum Berat Kaum Gay, Uganda Berani Lawan AS

Jum'at, 20 Juni 2014 - 16:29 WIB
Hukum Berat Kaum Gay,...
Hukum Berat Kaum Gay, Uganda Berani Lawan AS
A A A
KAMPALA - Amerika Serikat (AS) telah menjatuhkan sanksi kepada pemerintah Uganda, karena menolak mencabut atau membatalkan UU Anti-Gay. Sebaliknya, Uganda berani melawan sanksi AS dengan menyatakan akan menjauh dari ketergangungan terhadap negara donor.

Pada Februari 2014, Presiden Uganda, Yoweri Museveni telah meloloskan RUU Anti-Gay menjadi UU. Dalam aturan itu, para pelaku gay atau penyuka sesama jenis akan dihukum penjara seumur hidup. (Baca: Presiden Uganda: Pelaku Homoseks Dipenjara Seumur Hidup!)

Uganda tidak peduli dengan protes kelompok hak asasi manusia dan negara-negara Barat, terutama AS. Menurut pemerintah Uganda, perilaku gay tidak bermoral.

“Uganda tahu bahwa kita bergerak menjauh dari ketergantungan (dari negara) donor,” kata juru bicara pemerintah Uganda, Ofwono Opondo Jumat (20/6/2014). ”Kita tidak bisa memaksa Amerika untuk memberi kami uang mereka. Uganda harus siap dan kami benar-benar melakukannya, dengan membayar utang kami. Kita harus hemat,” lanjut dia, seperti dikutip Voice of Russia.

Sebelumnya, pemerintah AS telah mengumumkan bahwa AS sudah menjatuhkan sanksi terhadap para pejabat tinggi Uganda.”Para pejabat Uganda yang terlibat dalam ’pelanggaran hak asasi manusia’, termasuk terhadap komunitas gay akan dilarang masuk ke AS,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, Caitlin Hayden.

“UU Anti-Gay itu bertentangan dengan hak asasi manusia universal dan mempersulit hubungan bilateral kami,” imbuh pernyataan Gedung Putih terbaru yang menyerukan Uganda mencabut UU tersebut.

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry telah menyamakan hukum Uganda itu dengan undang-undang anti-Semit di era rezim Nazi Jerman.
(mas)
Berita Terkait
Pasukan Uganda Halangi...
Pasukan Uganda Halangi Kunjungan Dubes AS ke Rumah Pemimpin Oposisi
Menteri Uganda Lolos...
Menteri Uganda Lolos dalam Upaya Pembunuhan, Putri dan Pengawalnya Tewas
Coba Temui Pemimpin...
Coba Temui Pemimpin Oposisi, Uganda Tuduh AS Lakukan Subversi
Kisah Koruptor Uganda...
Kisah Koruptor Uganda Dikubur dengan Uang Rp761 Juta, Alasannya Bikin Geleng Kepala
Bangun Masjid Sekaligus...
Bangun Masjid Sekaligus Bikin Sumur Besar di Uganda, Ivan Gunawan: Mereka Susah Kehidupannya
Calon Presiden Ditangkap,...
Calon Presiden Ditangkap, Bentrokan Dahsyat Pecah di Uganda
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
8 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
9 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
10 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
11 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
12 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
13 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved