Obama: Bantu Irak, Iran Jangan Bawa Unsur Kesukuan
Jum'at, 20 Juni 2014 - 15:28 WIB
Obama: Bantu Irak, Iran Jangan Bawa Unsur Kesukuan
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama memperingatkan Iran untuk tidak membawa unsur kesukuan dalam upaya membantu Irak melawan para militan Negara Islam Irak dan Levant (ISIL).
Iran dan mayoritas Irak adalah penganut Islam Syiah, sedangkan para militan adalah penganut Islam Sunni. Melansir Channel News Asia, Jumat (20/6/2014), isu sektarian inilah yang menjadi fokus utama Obama terkait peran Iran dalam membantu Irak.
"Pandangan kami adalah, bahwa Iran dapat memainkan peran konstruktif jika membantu mengirim pesan yang sama kepada pemerintah Irak, seperti apa yang kita sampaikan kepada mereka," ungkap Obama.
Menurut Obama, pesan yang ingin disampaikan AS kepada pemerintah Irak adalah jika mereka (Irak) ingin semua masalah ini selesai, maka pemerintah Irak harus mampu menghormati semua suku yang ada, baik itu Sunni, Syiah ataupun Kurdi.
"Jika Iran datang dengan kekuatan bersenjata mereka semata-mata atas nama Syiah, dan jika memang mereka terbukti datang dengan dengan cara itu, maka itu mungkin memperburuk situasi yang ada di Irak," Obama menambahkan.
Menurut Obama, Iran harus benar-benar mempertimbangkan dengan matang apakah mereka membantu Irak atas dasar kemanusian dan hukum internasional, atau mereka datang atas nama Syiah untuk melawan saingan mereka, kaum Sunni.
Iran dan mayoritas Irak adalah penganut Islam Syiah, sedangkan para militan adalah penganut Islam Sunni. Melansir Channel News Asia, Jumat (20/6/2014), isu sektarian inilah yang menjadi fokus utama Obama terkait peran Iran dalam membantu Irak.
"Pandangan kami adalah, bahwa Iran dapat memainkan peran konstruktif jika membantu mengirim pesan yang sama kepada pemerintah Irak, seperti apa yang kita sampaikan kepada mereka," ungkap Obama.
Menurut Obama, pesan yang ingin disampaikan AS kepada pemerintah Irak adalah jika mereka (Irak) ingin semua masalah ini selesai, maka pemerintah Irak harus mampu menghormati semua suku yang ada, baik itu Sunni, Syiah ataupun Kurdi.
"Jika Iran datang dengan kekuatan bersenjata mereka semata-mata atas nama Syiah, dan jika memang mereka terbukti datang dengan dengan cara itu, maka itu mungkin memperburuk situasi yang ada di Irak," Obama menambahkan.
Menurut Obama, Iran harus benar-benar mempertimbangkan dengan matang apakah mereka membantu Irak atas dasar kemanusian dan hukum internasional, atau mereka datang atas nama Syiah untuk melawan saingan mereka, kaum Sunni.
(esn)