Tutup Perbatasan Sepihak, Rusia Siapkan Sanksi untuk Ukraina
Selasa, 17 Juni 2014 - 18:25 WIB
Tutup Perbatasan Sepihak, Rusia Siapkan Sanksi untuk Ukraina
A
A
A
MOSKOW - Ketua Komite Urusan Internasional Negara Duma, Alexei Pushkov menyerukan pengenaan sanksi pribadi kepada para pemimpin Ukraina atas tindakan mereka yang melakukan penutupan perbatasan secara sepihak.
"Saya percaya kita harus berpikir tentang sistem sanksi terhadap Ukraina, termasuk sanksi pribadi pada anggota administrasi Ukraina," ungkap Pushkov, seperti dilansir Voice of Russia, Selasa (17/6/2014).
Pushkov juga menegaskan, bahwa Rusia tidak akan pernah mengenali penutupan demakrasi yang dilakukan oleh pihak Ukraina. Demakrasi sendiri adalah batas pemisah yang ditetapkan oleh dua negara yang sedang bersengketa, yang tidak boleh diututup bila kedua negara sedang mengalami konflik.
“Demarkasi sepihak perbatasan adalah jalan menuju konflik perbatasan permanen dengan Rusia. Satu hal yang pasti, pihak Rusia tidak akan mengenali demarkasi sepihak ini, setidaknya karena metode seperti itu bertentangan dengan semua norma-norma hukum internasional," tegas Pushkov.
“Setiap penutupan perbatasan yang hanya dilakukan oleh salah satu pihak adalah tidak sah, tidak diakui dan tidak memiliki kekuatan hukum," ucap Pushkov. Ukraina dilaporkan akan melakukan penutupan perbatasan dengan Rusia mulai pekan depan.
Kesepakatan mengenai demarkasi perbatasan bersama Rusia dan Ukraina sendiri ditandatangani oleh menteri luar negeri kedua negara di Kiev pada 17 Mei 2010 lalu.
"Saya percaya kita harus berpikir tentang sistem sanksi terhadap Ukraina, termasuk sanksi pribadi pada anggota administrasi Ukraina," ungkap Pushkov, seperti dilansir Voice of Russia, Selasa (17/6/2014).
Pushkov juga menegaskan, bahwa Rusia tidak akan pernah mengenali penutupan demakrasi yang dilakukan oleh pihak Ukraina. Demakrasi sendiri adalah batas pemisah yang ditetapkan oleh dua negara yang sedang bersengketa, yang tidak boleh diututup bila kedua negara sedang mengalami konflik.
“Demarkasi sepihak perbatasan adalah jalan menuju konflik perbatasan permanen dengan Rusia. Satu hal yang pasti, pihak Rusia tidak akan mengenali demarkasi sepihak ini, setidaknya karena metode seperti itu bertentangan dengan semua norma-norma hukum internasional," tegas Pushkov.
“Setiap penutupan perbatasan yang hanya dilakukan oleh salah satu pihak adalah tidak sah, tidak diakui dan tidak memiliki kekuatan hukum," ucap Pushkov. Ukraina dilaporkan akan melakukan penutupan perbatasan dengan Rusia mulai pekan depan.
Kesepakatan mengenai demarkasi perbatasan bersama Rusia dan Ukraina sendiri ditandatangani oleh menteri luar negeri kedua negara di Kiev pada 17 Mei 2010 lalu.
(esn)