Amankan Kedubes di Baghdad, AS Kerahkan 275 Pasukan ke Irak
Selasa, 17 Juni 2014 - 11:59 WIB
Amankan Kedubes di Baghdad, AS Kerahkan 275 Pasukan ke Irak
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama telah mengumumkan untuk mengerahkan 275 tentara AS ke Irak. Misi mereka untuk mengamankan Kedutaan Besar (Kedubes) AS di Baghdad yang terancam diserbu para militan.
”Tindakan ini untuk melindungi warga negara dan kepentingan AS, jika perlu difalitasi untuk siap tempur,” kata Obama dalam surat yang dikirim ke DPR dan pemimpin senat. “Tindakan ini akan tetap diberlakukan di Irak sampai situasi keamanan terjamin, dan tindakan itu tidak diperlukan lagi.”
Pihak Gedung Putih mengatakan, pengerahan pasukan bersejata AS konsisten dengan resolusi perang. ”Personel militer akan memberikan bantuan kepada Departemen Luar Negeri sehubungan dengan relokasi sementara beberapa staf Kedubes AS di Baghdad ke Konsulat Jenderal AS di Basra, Erbil dan Amman,” bunyi pernyataan Gedung Putih, seperti dikutip Reuters, Selasa (17/6/2014).
“Personel militer AS memasuki Irak dengan persetujuan dari Pemerintah Irak. Kedutaan Besar AS di Baghdad tetap terbuka, dan sebagian besar kompleks Kedutaan Besar AS di Irak akan tetap dilengkapi (tentara) yang melaksanakan misi keamanan nasional,” lanjut pernyataan Gedung Putih.
Gedung Putih yang sebelumnya bersikeras menyatakan AS tidak akan mengirim pasukan tempur ke Irak, kini mula melunak.
”Presiden sangat jelas, bahwa kami tidak akan mengirim tentara AS kembali ke tempur di Irak,” kata juru bicara Gedung Putih Caitlin Hayden, beberapa hari lalu. Namun, dengan keputusan terbaru Obama itu, Gedung Putih tidak berkomentar. (Baca: Bawa 550 Marinir, Kapal Perang AS Masuk Teluk Persia)
”Tindakan ini untuk melindungi warga negara dan kepentingan AS, jika perlu difalitasi untuk siap tempur,” kata Obama dalam surat yang dikirim ke DPR dan pemimpin senat. “Tindakan ini akan tetap diberlakukan di Irak sampai situasi keamanan terjamin, dan tindakan itu tidak diperlukan lagi.”
Pihak Gedung Putih mengatakan, pengerahan pasukan bersejata AS konsisten dengan resolusi perang. ”Personel militer akan memberikan bantuan kepada Departemen Luar Negeri sehubungan dengan relokasi sementara beberapa staf Kedubes AS di Baghdad ke Konsulat Jenderal AS di Basra, Erbil dan Amman,” bunyi pernyataan Gedung Putih, seperti dikutip Reuters, Selasa (17/6/2014).
“Personel militer AS memasuki Irak dengan persetujuan dari Pemerintah Irak. Kedutaan Besar AS di Baghdad tetap terbuka, dan sebagian besar kompleks Kedutaan Besar AS di Irak akan tetap dilengkapi (tentara) yang melaksanakan misi keamanan nasional,” lanjut pernyataan Gedung Putih.
Gedung Putih yang sebelumnya bersikeras menyatakan AS tidak akan mengirim pasukan tempur ke Irak, kini mula melunak.
”Presiden sangat jelas, bahwa kami tidak akan mengirim tentara AS kembali ke tempur di Irak,” kata juru bicara Gedung Putih Caitlin Hayden, beberapa hari lalu. Namun, dengan keputusan terbaru Obama itu, Gedung Putih tidak berkomentar. (Baca: Bawa 550 Marinir, Kapal Perang AS Masuk Teluk Persia)
(mas)