Sikapi Irak, Obama Rapat dengan Tim Keamanan AS
Selasa, 17 Juni 2014 - 10:20 WIB
Sikapi Irak, Obama Rapat dengan Tim Keamanan AS
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama bertemu dengan sejumlah pejabat dari tim penasihat keamanan nasional AS. Pertemuan itu untuk membahas dan menyikapi situasi di Irak yang sedang genting akibat ulah para militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).
”Presiden akan terus berkonsultasi dengan tim keamanan nasionalnya, untuk membahas sesuatu yang akan datang,” demikian pernyataan Gedung Putih, seperti dikutip Reuters, Selasa (17/6/2014).
Dalam pertemuan itu, Menteri Luar Negeri John Kerry, Menteri Pertahanan Chuck Hagel, Jaksa Agung Eric Holder, dan penasehat keamanan nasional Susan Rice tampak hadir. Selain itu, Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power, Direktur CIA John Brennan, Direktur Intelijen Nasional James Clapper, dan Kepala Staf Gabungan, Martin Dempsey juga ikut serta.
Rapat itu diyakini akan menentukan sikap AS dalam menempuh opsi militer untuk menolong Irak. AS sendiri telah mengerahkan kapal perang ke Teluk Persia dengan membawa 550 marinir. Misi ratusan marinir itu sendiri belum jelas, sebab Obama telah menegaskan tidak akan mengirim pasukan darat ke Irak.
Kapal perang AS yang telah masuk ke Teluk Persia adalah kapal USS Mesa Verde. Kapal itu dirancang untuk membawa pasukan ekspedisi di laut dan menggunakan kapal pendarat dan helikopter. (Baca: Bawa 550 Marinir, Kapal Perang AS Masuk Telurk Persia)
”Kehadiran kapal di wilayah tersebut untuk menyediakan opsi tambahan pimpinan komandan kami untuk melindungi warga negara dan kepentingan AS di Irak, ia harus memilih untuk menggunakannya,” kata juru bicara Pentagon, Laksamana John Kirby, dalam sebuah pernyataan.
”(Kapal perang) USS Mesa Verde mampu melakukan berbagai operasi dengan respon cepat terhadap krisis. Kapal ini membawa pelengkap dari pesawat MV-22 Osprey,” lanjut Kirby. Washington sebelumnya juga telah mengirimkan kapal induk USS George HW Bush ke Teluk pada Sabtu, akhir pekan lalu.
”Presiden akan terus berkonsultasi dengan tim keamanan nasionalnya, untuk membahas sesuatu yang akan datang,” demikian pernyataan Gedung Putih, seperti dikutip Reuters, Selasa (17/6/2014).
Dalam pertemuan itu, Menteri Luar Negeri John Kerry, Menteri Pertahanan Chuck Hagel, Jaksa Agung Eric Holder, dan penasehat keamanan nasional Susan Rice tampak hadir. Selain itu, Duta Besar AS untuk PBB Samantha Power, Direktur CIA John Brennan, Direktur Intelijen Nasional James Clapper, dan Kepala Staf Gabungan, Martin Dempsey juga ikut serta.
Rapat itu diyakini akan menentukan sikap AS dalam menempuh opsi militer untuk menolong Irak. AS sendiri telah mengerahkan kapal perang ke Teluk Persia dengan membawa 550 marinir. Misi ratusan marinir itu sendiri belum jelas, sebab Obama telah menegaskan tidak akan mengirim pasukan darat ke Irak.
Kapal perang AS yang telah masuk ke Teluk Persia adalah kapal USS Mesa Verde. Kapal itu dirancang untuk membawa pasukan ekspedisi di laut dan menggunakan kapal pendarat dan helikopter. (Baca: Bawa 550 Marinir, Kapal Perang AS Masuk Telurk Persia)
”Kehadiran kapal di wilayah tersebut untuk menyediakan opsi tambahan pimpinan komandan kami untuk melindungi warga negara dan kepentingan AS di Irak, ia harus memilih untuk menggunakannya,” kata juru bicara Pentagon, Laksamana John Kirby, dalam sebuah pernyataan.
”(Kapal perang) USS Mesa Verde mampu melakukan berbagai operasi dengan respon cepat terhadap krisis. Kapal ini membawa pelengkap dari pesawat MV-22 Osprey,” lanjut Kirby. Washington sebelumnya juga telah mengirimkan kapal induk USS George HW Bush ke Teluk pada Sabtu, akhir pekan lalu.
(mas)