Teror Dunia, Irak Ibarat Sarang 1.000 Osama bin Laden

Selasa, 17 Juni 2014 - 08:56 WIB
Teror Dunia, Irak Ibarat...
Teror Dunia, Irak Ibarat Sarang 1.000 Osama bin Laden
A A A
BAGHDAD - Pemerintah Irak yang meminta bantuan Amerika Serikat (AS) dalam memerangi ekstremis atau militan radikal memperingatkan adanya ancaman teror ke seluruh dunia. Duta Besar Irak untuk AS, Lukman Faily, mengibaratkan ada 1.000 Osama bin Laden di Irak.

Osama bin Laden adalah tokoh pendiri al-Qaeda. Dia tewas di tangan pasukan elite AS ketika melakukan penyerbuan ke sebuah tempat rahasia di Afghanistan beberapa tahun silam.

”Apa yang Anda lihat di Afghanistan hanya dengan satu bin Laden. (Tapi) Anda akan menjumpai 1.000 seribu dari (Osama bin Laden di Irak),” kata Lukman Faily kepada CNN, semalam (16/6/2014). ”Itulah situasi (yang terjadi) di Irak,” lanjut dia. (Baca: Horor, Militan Lakukan Pembantaian Massal di Irak)

Sementara itu, pemerintahan Barack Obama terus berusaha menggandeng Iran untuk memerangi para militan yang berulah di Irak. Namun, langkah itu membuat Israel kesal, karena dikhawatirkan AS akan terbujuk untuk menyetujui program nuklir Teheran.

Para militan dari kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) yang telah merebut Kota Mosul dan Tikrit, kini juga telah merebut KotaTal Afar, di sebelah barat laut Iran. Menurut Faily, para militan ISIS tetap akan mengincar Baghdad. ”Baghdad akan jadi (mahkota permata) bagi mereka,” ujarnya.”Tapi kami tidak akan membiarkan hal itu terjadi.”

Dia mendesak AS untuk cepat mengambil keputusan militer, karena kondisi negaranya terus terancam.”Apa yang kita katakan adalah kita tidak bisa menunggu sampai besok. Keputusan harus dibuat; itu harus telah dibuat kemarin,” imbuh Faily.

Kemarin, kapal perang AS dengan membawa 550 marinir dilaporkan telah memasuki Teluk Persia. Namun, ratusan marinir itu belum diketahui apakah akan melakukan operasi militer di Irak atau tidak. (Baca juga: Bawa 550 Marinir, Kapal Perang AS Masuk Teluk Persia)

Sebab, Obama telah menegaskan tidak akan mengirim pasukan darat ke Irak, meski dia mengisyaratkan akan melakukan serangan ke Irak untuk menumpas para militan.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Beruntun Rudal...
Serangan Beruntun Rudal dan Bom Hantam Irak
Ratusan Ribu Umat Muslim...
Ratusan Ribu Umat Muslim Syiah Irak Gelar Ritual Arbain di Karbala
Ribuan Peziarah Syiah...
Ribuan Peziarah Syiah Peringati Hari Raya Arbaeen di Karbala Irak
Mengenal PM Baru Irak,...
Mengenal PM Baru Irak, Mantan Jurnalis dan Bos Intelijen
Mantan Menteri Pertahanan...
Mantan Menteri Pertahanan Era Saddam Hussein Dilaporkan Meninggal di Penjara
3 Negara yang Pernah...
3 Negara yang Pernah Diserang oleh NATO dan Sekutunya
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei kepada...
Mojtaba Khamenei kepada Hizbullah: Tak Ada Jalan Lain Selain Jihad Melawan AS dan Israel
52 menit yang lalu
Jeda Perang dan Gencatan...
Jeda Perang dan Gencatan Senjata Selalu Menguntungkan Iran, Ini 4 Alasannya
3 jam yang lalu
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
4 jam yang lalu
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
5 jam yang lalu
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
7 jam yang lalu
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
7 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Tercepat di...
10 Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026: Mbappe Kalahkan Haaland
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved