Gara-gara Bernama Osama, Pria Yaman Dapat Rp55,4 Miliar

Senin, 09 Juni 2014 - 18:09 WIB
Gara-gara Bernama Osama,...
Gara-gara Bernama Osama, Pria Yaman Dapat Rp55,4 Miliar
A A A
NEW YORK - Gara-gara mempunyai nama Osama, seorang pria asal Yaman yang bekerja di Amerika Serikat menjadi sasaran penyerangan rekannya yang seorang petugas keamanan tokoh pakaian perempuan di New York.

Osama mengunggat di pengadilan dan mendapat kompensasi sebesar USD4,7 juta atau sekitar Rp55,4 miliar.

Pria itu bernama lengkap Osama Saleh. Dia berkewarganegaraan Yaman, namun lahir di AS. Gara-gara bernama depan Osama, dia dilecehkan petugas keamanan toko dengan menyebutnya sebagai Saleh bin Laden, mengacu pada sosok pendiri al-Qaeda, Osama bin Laden.

Osama tidak terima dengan serangan itu. Di lantas mengajukan gugatan ke pengadilan federal di New York. New York City Daily News, melaporkan Osama memenangkan gugatan itu.

Penjaga keamanan tokoh bernama James Robinson, menyerang dan mencemooh Osama. Dia juga menekan Osama agar kembali ke Yaman. Akibat diserang itu, Osama mengalami luka di bagian wajah, di mana tulang pipinya retak.

“(Saya) dipanggil teroris dan Bin Laden. Itu adalah sebuah penghinaan dan cercaan terhadap saya dan ras saya,” kata Osama Saleh, seperti dilansir Al Arabiya, Senin (9/6/2014). Putusan pengadilan memenangkan gugatan Osama pada Jumat pekan lalu.

Sementara itu, Victor Lavy, wakil presiden dari toko pakaian di mana Osama Saleh bekerja, telah bersaksi bahwa ia tidak pernah menyebut Saleh bin Laden untuk memanggil Osama. ”Itu bukan nama yang buruk,” kata Lavy, mengacu pada nama Osama. ”Mereka saling menggoda satu sama lain dengan memanggil nama mereka. Mereka hanya bermain.”

Namun, Robinson berpendapat, tindakan petugas keamanan yang memanggil nama Osama dengan Osama Saleh bin Laden merupakan tindakan yang tidak pantas. Hal itu, katanya, juga melanggar kode etik perusahaannya.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
27 menit yang lalu
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
1 jam yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
2 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
3 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
4 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
5 jam yang lalu
Infografis
3 Brigjen Dapat Promosi...
3 Brigjen Dapat Promosi Jabatan Jadi Irjen Pol pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved