Milisi Kiev Sebut Perang di Ukraina hingga Setahun

Senin, 02 Juni 2014 - 17:49 WIB
Milisi Kiev Sebut Perang...
Milisi Kiev Sebut Perang di Ukraina hingga Setahun
A A A
KIEV - Kelompok milisi sayap kanan militer Kiev, Ukraina menyatakan, perang di Ukraina timur utnuk menumpas kelompok separatis akan berlangsung hingga satu tahun.

Pernyataan itu berlawanan dengan keinginan presiden terpilih Ukraina, Petro Poroshenko yang menghendaksi opersi militer dilakukan secara kilat.

Semen Semenchenko, Komandan Batalyon Donbass, kelompok milisi sayap kanan militer Kiev, mengatakan, operasi militant tidak bisa dilakukan dalam hitungan minggu atau bulan.

”Tidak seperti banyak orang yang percaya bahwa ATO (operasi anti – teroris) akan berakhir hanya dalam beberapa minggu, saya berpikir bahwa itu akan mengambil tidak satu bulan, tapi mungkin satu tahun,” katanya kepada media Ukraina yang dilansir RIA Novosti, Senin (2/6/2014).

Menurutnya, bisa saja operasi militer selesai dalam tempo sebulan. Namun, itu membutuhkan upaya yang sangat besar. Jika presiden baru Ukraina menghendaki seperti itu, maka dia mendesak diberikan berbagai dukungan. ”Seperti reformasi lembaga penegak hukum dan logistik di belakang tentara,” ujarnya.

Sebelumnya, Poroshenko, yang telah memenangkan pemilihan presiden menginstruksikan agar operasi militer di Ukraina timur, khususnya di Donetsk dan Luhasnk selesai sebelum pelantikannya sebagai presiden pada 7 Juni 2014.

Sedangkan Pemerintah Rusia telah berulang kali mengutuk operasi militer di Ukraina timur. Kini, Rusia bahkan menyerahkan rancangan resolusi kepada Dewan Keamanan PBB untuk menekan Ukraina supaya menghentikan operasi militer yang telah menewaskan banyak orang.
(mas)
Berita Terkait
Situasi Energi Ukraina...
Situasi Energi Ukraina Memburuk, Gelap Gulita Dilanda Krisis Listrik
Efek Ekonomi Krisis...
Efek Ekonomi Krisis Rusia Vs Ukraina
Kalah dari Ukraina,...
Kalah dari Ukraina, Spanyol Krisis Penyerang
Waspadai Pelemahan Ekspor...
Waspadai Pelemahan Ekspor Lanjutan
Krisis Energi di Eropa...
Krisis Energi di Eropa Akibat Buah Simalakama
Krisis Ukraina: Biden...
Krisis Ukraina: Biden Tolak Garis Merah Rusia
Berita Terkini
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
8 menit yang lalu
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
22 menit yang lalu
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
1 jam yang lalu
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
2 jam yang lalu
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
3 jam yang lalu
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
4 jam yang lalu
Infografis
Pau Cubarsi, Pemain...
Pau Cubarsi, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 yang Pernah Main di Solo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved