AS: Ribuan Tentara Rusia Masih Ada di Dekat Ukraina
Jum'at, 30 Mei 2014 - 19:18 WIB
AS: Ribuan Tentara Rusia Masih Ada di Dekat Ukraina
A
A
A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat mengatakan, Rusia telah menarikan sebagian besar pasukannya dari dekat perbatAsan Ukraina. Kendati demiian, masih ada ribuan tentara Rusia yang belum hengkang dari wilayah perbatasan Rusia dan Ukraina.
Demikian keterangan perjabat Departemen Pertahanan atau Pentagon, Jumat (30/5/2014). Seorang pejabat senior Pentagon yang melakukan perjalanan dengan Menteri Pertahanan AS, Chuck Hagel mengatakan kepada Washington Post, bahwa tidak ada kejelasan jumlah pasukan Rusia yang ditarik.
AS sendiri memprediksi ada sekitar 40 ribu pasukan Rusia sebelumnya dikerahkan di dekat perbatasan Ukraina, setelah krisis Ukraina melebar ke wilayah timur. Hagel juga tidak memberikan rincian soal laporan itu.
Namun, ia meminta Rusia agar penarikan pasukan itu serius.”Tidak akan semua pasukan mereka (Rusia) yang ada di sepanjang perbatasan pada bulan lalu hilang,” kata Hagel kepada Associated Press.
”Kita tahu, bahwa ribuan tentara Rusia telah ditarik kembali dan bergerak menjauh. Tapi kita juga tahu bahwa masih ada ribuan tentara Rusia masih ada yang belum dipindahkan,” lanjut Hagel. Dia mengaku belum berbicara dengan Menteri Pertahanan Rusia soal penarikan pasukan Moskow dari dekat perbatasan Ukraina.
Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS mengaku terganggu dengan pengerahan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina. Sebab, menurut mereka, hal itu akan memicu deeskalasi di wilayah Ukraina timur.
”Kami terganggu oleh kekerasan yang sedang berlangsung di Ukraina timur, “ kata juru bicara Gedung Putih, Jay Carney. ”Kami prihatin bahwa hal ini telah menunjukkan jika separatis (Ukraina) terus memiliki akses untuk meraih senjata canggih yang berasal dari luar,” lanjut Carney.
Demikian keterangan perjabat Departemen Pertahanan atau Pentagon, Jumat (30/5/2014). Seorang pejabat senior Pentagon yang melakukan perjalanan dengan Menteri Pertahanan AS, Chuck Hagel mengatakan kepada Washington Post, bahwa tidak ada kejelasan jumlah pasukan Rusia yang ditarik.
AS sendiri memprediksi ada sekitar 40 ribu pasukan Rusia sebelumnya dikerahkan di dekat perbatasan Ukraina, setelah krisis Ukraina melebar ke wilayah timur. Hagel juga tidak memberikan rincian soal laporan itu.
Namun, ia meminta Rusia agar penarikan pasukan itu serius.”Tidak akan semua pasukan mereka (Rusia) yang ada di sepanjang perbatasan pada bulan lalu hilang,” kata Hagel kepada Associated Press.
”Kita tahu, bahwa ribuan tentara Rusia telah ditarik kembali dan bergerak menjauh. Tapi kita juga tahu bahwa masih ada ribuan tentara Rusia masih ada yang belum dipindahkan,” lanjut Hagel. Dia mengaku belum berbicara dengan Menteri Pertahanan Rusia soal penarikan pasukan Moskow dari dekat perbatasan Ukraina.
Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri AS mengaku terganggu dengan pengerahan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina. Sebab, menurut mereka, hal itu akan memicu deeskalasi di wilayah Ukraina timur.
”Kami terganggu oleh kekerasan yang sedang berlangsung di Ukraina timur, “ kata juru bicara Gedung Putih, Jay Carney. ”Kami prihatin bahwa hal ini telah menunjukkan jika separatis (Ukraina) terus memiliki akses untuk meraih senjata canggih yang berasal dari luar,” lanjut Carney.
(mas)