Dua Remaja India Digilir dan Digantung, Polisi Lindungi Pelaku
Jum'at, 30 Mei 2014 - 16:40 WIB
Dua Remaja India Digilir dan Digantung, Polisi Lindungi Pelaku
A
A
A
NEW DELHI - India kembali menjadi sorotan dunia, setelah dua gadis remaja diperkosa dan digantung para pelakunya. Yang menjadi sorotan adalah para polisi justru melindungi para pelaku.
Ayah dari salah satu korban mengeluh, kejahatan itu merupakan konspirasi Yadawa, anggota kasta yang dominan di daerah Katra Shadat Ganj, negara bagian Uttar Pradesh, India.
Kedua korban yang merupakan saudara sepupu berusia 15 dan 14 tahun. Keduanya ditemukan tewas tergantung di pohon manga sebuah desa di negara bagian Uttar Pradesh, Rabu lalu. Hasil autopsi mengkonfirmasikan bahwa mereka telah diperkosa dan dicekik.
Pejabat polisi setempat mengaku telah menahan seorang pria dan mencari empat tersangka lainnya. Namun, Keluarga korban menyatakan bahwa polisi setempat melindungi para pelaku.
“Kami telah mendaftarkan berbagai kasus, termasuk pemerkosaan , dan salah satu terdakwa telah ditahan. Ada lima orang yang terlibat, satu telah ditangkap dan kami sedang mencari yang lain,” kata pejabat polisi setempat, Inspektur Polisi Man Singh Chouhan kepada wartawan, Jumat (30/5/2014).
Sedangkan tuduhan dari keluarga korban yang menyebut polisi melindungi para pelaku, merujuk pada sikap polisi yang menolak untuk mengambil tindakan ketika gadis-gadis itu pertama kali dilaporkan hilang. Padahal, tak berselang lama para penduduk desa telah menemukan dua mayat korban.
Chouhan, seperti dikutip Reuters, mengatakan, dua oknum polisi setempat terlibat dalam konspirasi kasus itu. Keduanya telah diberhentikan .
Ayah salah satu korban merupakan buruh tani yang berasal dari kasta rendah di negara bagian India itu, mengatakan, bahwa para korban terakhir kali terlihat masih hidup di sebuah kebun, pada Selasa malam.
Pada saat yang sama, ayah salah satu korban melihat perkelahian seorang pria bernama Pappu Yadav dan para korban. Sang ayah mencoba melerai, namun salah satu saudara Yadav justru menodongkan pistol. ”Pada saat itu, salah satu saudara Yadav mengeluarkan pistol dan menaruhnya ke kepala saya,” kata ayah korban yang menolak diidentifikasi.
Sejak itu, dua gadis tersebut menghilang. Ayah korban pun melapor ke polisi dan memintanya mencari para gadis itu ke rumah Yadav.”Tapi polisi itu anggota kasta Yadav, dan melindungi pelaku,” katanya.
Ayah dari salah satu korban mengeluh, kejahatan itu merupakan konspirasi Yadawa, anggota kasta yang dominan di daerah Katra Shadat Ganj, negara bagian Uttar Pradesh, India.
Kedua korban yang merupakan saudara sepupu berusia 15 dan 14 tahun. Keduanya ditemukan tewas tergantung di pohon manga sebuah desa di negara bagian Uttar Pradesh, Rabu lalu. Hasil autopsi mengkonfirmasikan bahwa mereka telah diperkosa dan dicekik.
Pejabat polisi setempat mengaku telah menahan seorang pria dan mencari empat tersangka lainnya. Namun, Keluarga korban menyatakan bahwa polisi setempat melindungi para pelaku.
“Kami telah mendaftarkan berbagai kasus, termasuk pemerkosaan , dan salah satu terdakwa telah ditahan. Ada lima orang yang terlibat, satu telah ditangkap dan kami sedang mencari yang lain,” kata pejabat polisi setempat, Inspektur Polisi Man Singh Chouhan kepada wartawan, Jumat (30/5/2014).
Sedangkan tuduhan dari keluarga korban yang menyebut polisi melindungi para pelaku, merujuk pada sikap polisi yang menolak untuk mengambil tindakan ketika gadis-gadis itu pertama kali dilaporkan hilang. Padahal, tak berselang lama para penduduk desa telah menemukan dua mayat korban.
Chouhan, seperti dikutip Reuters, mengatakan, dua oknum polisi setempat terlibat dalam konspirasi kasus itu. Keduanya telah diberhentikan .
Ayah salah satu korban merupakan buruh tani yang berasal dari kasta rendah di negara bagian India itu, mengatakan, bahwa para korban terakhir kali terlihat masih hidup di sebuah kebun, pada Selasa malam.
Pada saat yang sama, ayah salah satu korban melihat perkelahian seorang pria bernama Pappu Yadav dan para korban. Sang ayah mencoba melerai, namun salah satu saudara Yadav justru menodongkan pistol. ”Pada saat itu, salah satu saudara Yadav mengeluarkan pistol dan menaruhnya ke kepala saya,” kata ayah korban yang menolak diidentifikasi.
Sejak itu, dua gadis tersebut menghilang. Ayah korban pun melapor ke polisi dan memintanya mencari para gadis itu ke rumah Yadav.”Tapi polisi itu anggota kasta Yadav, dan melindungi pelaku,” katanya.
(mas)