Perang Besar di Bandara Donetsk, 35 Pro-Rusia Terbunuh
Selasa, 27 Mei 2014 - 14:45 WIB
Perang Besar di Bandara Donetsk, 35 Pro-Rusia Terbunuh
A
A
A
DONETSK – Pertempuran besar antara pasukan Ukraina dengan kelompok separatis pro-Rusia berlangsung di Bandara Donetsk selama lebih dari 24 jam sejak kemarin, hingga hari ini (27/5/2014). Setidaknya 35 orang dari kelompok separatis pro-Rusia terbunuh dalam pertempuran itu.
Perwakilan dari kelompok separatis pro-Rusia yang berbicara dalam kondisi anonim kepada Reuters, mengatakan, banyak korban tewas dari kelompoknya berada di kamar mayat, di pusat medias Donetsk, Ukraina timur. Ini adalah pertempuran besar yang pertama sejak Ukraina memiliki kandidat presiden yang terpilih melalui pemilu Minggu lalu.
Sejumlah media Rusia melaporkan, situasi di kawasan Bandara Internasional Donetsk sangat mencekam. Selain baku tembak, granat roket juga ditembakkan dari kedua kubu. Militer Ukraina sendiri mengerahkan beberapa pesawat militer dan helikopter untuk melakukan serangan udara.
Gubernur wilayah Donetsk, Pavel Gubarev, dalam sebuah posting di Facebook, menyatakan, 35 orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam pertempuran besar.
Sementara itu, Departemen Kesehatan setempat menyatakan, kru ambulans sibuk bekerja untuk menyelamatkan orang-orang yang terluka dalam perang sengit itu.”Mereka membawa orang-orang yang terluka ke rumah sakit,” bunyi pernyataan departemen itu.
Departemen tersebut tidak bisa menentukan jumlah korban tewas, karena masih dalam pendataan. Mereka juga tidak bisa menentukan para korban tewas dari kubu pasukan Ukraina atau dari kelompok separatis pro-Rusia. ”Para ahli sedang bekerja. Angka resmi mengenai korban tewas akan diumumkan setelah mereka mulai mengirim datanya ke rumah duka,” lanjut pernyataan departemen tersebut.
Perwakilan dari kelompok separatis pro-Rusia yang berbicara dalam kondisi anonim kepada Reuters, mengatakan, banyak korban tewas dari kelompoknya berada di kamar mayat, di pusat medias Donetsk, Ukraina timur. Ini adalah pertempuran besar yang pertama sejak Ukraina memiliki kandidat presiden yang terpilih melalui pemilu Minggu lalu.
Sejumlah media Rusia melaporkan, situasi di kawasan Bandara Internasional Donetsk sangat mencekam. Selain baku tembak, granat roket juga ditembakkan dari kedua kubu. Militer Ukraina sendiri mengerahkan beberapa pesawat militer dan helikopter untuk melakukan serangan udara.
Gubernur wilayah Donetsk, Pavel Gubarev, dalam sebuah posting di Facebook, menyatakan, 35 orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam pertempuran besar.
Sementara itu, Departemen Kesehatan setempat menyatakan, kru ambulans sibuk bekerja untuk menyelamatkan orang-orang yang terluka dalam perang sengit itu.”Mereka membawa orang-orang yang terluka ke rumah sakit,” bunyi pernyataan departemen itu.
Departemen tersebut tidak bisa menentukan jumlah korban tewas, karena masih dalam pendataan. Mereka juga tidak bisa menentukan para korban tewas dari kubu pasukan Ukraina atau dari kelompok separatis pro-Rusia. ”Para ahli sedang bekerja. Angka resmi mengenai korban tewas akan diumumkan setelah mereka mulai mengirim datanya ke rumah duka,” lanjut pernyataan departemen tersebut.
(mas)