AS: Sanki jatuh, jika Rusia terbukti ganggu pemilu Ukraina
Kamis, 15 Mei 2014 - 21:10 WIB
AS: Sanki jatuh, jika Rusia terbukti ganggu pemilu Ukraina
A
A
A
Sindonews.com – Amerika Serikat (AS) pada Kamis (15/5/2014) kembali mengeluarkan ancaman kepada Rusia. Menurut AS, sanksi akan sepenuhnya jatuh ke Moskow, bila mereka terbukti ingin menganggu pemilu 25 Mei di Ukraina.
AS dan sekutunya, Uni Eropa (UE) sedang mempersiapkan sanski sektoral jika mereka menanggap bahwa pemilu yang akan digelar akhir bulan nanti terganggu oleh aktivitas Rusia ataupun oleh massa pro Rusia yang berada di Ukraina timur.
Seperti dilansir Reuters, Menteri Luar Negei AS, John Kerry telah menjelaskan ke beberapa Menteri Luar Negeri UE mengenai sanksi yang kelak akan mereka jatuhkan kepada Rusia. Sanksi tersebut mencakup beberapa sektor penyokong ekonomi terbesar Rusia, seperti gas dan pertambangan.
"Semua menteri, yang dipimpin oleh Sekretaris Kerry, menggaris bawahi bahwa pemilu demokratis yang akan digelar 25 Mei mendatang di Ukraina adalah sesuatu yang penting," ungkap seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS.
“Tapi satu hal yang pasti, semuanya dengan bulat menyatakan jika pemilu tersebut tertanggu dan terbukti gangguan tersebut dilakukan oleh Rusia. Maka, kita akan menjatuhkan sanksi sektoral kepada Moskow,” pejabat tersebut menambahkan.
AS dan sekutunya, Uni Eropa (UE) sedang mempersiapkan sanski sektoral jika mereka menanggap bahwa pemilu yang akan digelar akhir bulan nanti terganggu oleh aktivitas Rusia ataupun oleh massa pro Rusia yang berada di Ukraina timur.
Seperti dilansir Reuters, Menteri Luar Negei AS, John Kerry telah menjelaskan ke beberapa Menteri Luar Negeri UE mengenai sanksi yang kelak akan mereka jatuhkan kepada Rusia. Sanksi tersebut mencakup beberapa sektor penyokong ekonomi terbesar Rusia, seperti gas dan pertambangan.
"Semua menteri, yang dipimpin oleh Sekretaris Kerry, menggaris bawahi bahwa pemilu demokratis yang akan digelar 25 Mei mendatang di Ukraina adalah sesuatu yang penting," ungkap seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri AS.
“Tapi satu hal yang pasti, semuanya dengan bulat menyatakan jika pemilu tersebut tertanggu dan terbukti gangguan tersebut dilakukan oleh Rusia. Maka, kita akan menjatuhkan sanksi sektoral kepada Moskow,” pejabat tersebut menambahkan.
(esn)