Perang lagi di Ukraina timur, 7 pasukan Kiev tewas
Rabu, 14 Mei 2014 - 08:30 WIB
Perang lagi di Ukraina timur, 7 pasukan Kiev tewas
A
A
A
Sindonews.com – Perang antara kelompok separatis lokal pro-Moskow dan pasukan Kiev, Ukraina terjadi lagi di wilayah Ukraina timur. Sebanyak tujuh tantara Kiev tewas setelah disergap kelompok separatis bersenjata pro-Moskow.
Kementerian Pertahanan dan Keamanan Ukraina di Kiev, mengkonfirmasi tewasnya tujuh tentara Ukraina saat melakukan operasi militer di Ukraina timur kemarin. Para tentara Ukraina tewas, setelah disergap para separatis bersenjata pro-Moskow.
Sekitar 30 orang dari kelompok separatis ambil bagian dalam pertempuran yang terjadi kemarin itu. Menurut kementerian itu, mereka bersembunyi di semak-semak di sepanjang sungai dengan membawa granat peluncur dan senjata otomatis. Mereka siaga di sebuah desa yang berjarak sekitar 20 km dari Kramatorsk.
”Secara keseluruhan, sebagai hasil dari pertempuran yang berkepanjangan, sekitar tujuh tentara tewas, delapan tentara terluka, di mana salah satunya mengalami cedera serius,” kata kementerian itu, dalam situs resminya, yang dilansir Reuters, Rabu (14/5/2014).
Pertempuran terjadi dua hari setelah rakyat di Donetesk dan Luhansk, Ukraina timur menggelar referendum. Hasilnya, sekitar 90 persen rakyat di wilayah itu memilih pisah atau merdeka dari Ukraina. Bahkan, para wakil dari kelompok separatis sudah menyatakan ingin bergabung dengan Rusia.
Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin, masih pikir-pikir untuk menerima wilayah Ukraina timur itu untuk bergabung dengan Rusia. Putin justru menyerukan agar para wakil kelompok separatis dan wakil dari kubu Kiev berdialog untuk menyudahi krisis yang berlarut-larut.
Kementerian Pertahanan dan Keamanan Ukraina di Kiev, mengkonfirmasi tewasnya tujuh tentara Ukraina saat melakukan operasi militer di Ukraina timur kemarin. Para tentara Ukraina tewas, setelah disergap para separatis bersenjata pro-Moskow.
Sekitar 30 orang dari kelompok separatis ambil bagian dalam pertempuran yang terjadi kemarin itu. Menurut kementerian itu, mereka bersembunyi di semak-semak di sepanjang sungai dengan membawa granat peluncur dan senjata otomatis. Mereka siaga di sebuah desa yang berjarak sekitar 20 km dari Kramatorsk.
”Secara keseluruhan, sebagai hasil dari pertempuran yang berkepanjangan, sekitar tujuh tentara tewas, delapan tentara terluka, di mana salah satunya mengalami cedera serius,” kata kementerian itu, dalam situs resminya, yang dilansir Reuters, Rabu (14/5/2014).
Pertempuran terjadi dua hari setelah rakyat di Donetesk dan Luhansk, Ukraina timur menggelar referendum. Hasilnya, sekitar 90 persen rakyat di wilayah itu memilih pisah atau merdeka dari Ukraina. Bahkan, para wakil dari kelompok separatis sudah menyatakan ingin bergabung dengan Rusia.
Namun, Presiden Rusia Vladimir Putin, masih pikir-pikir untuk menerima wilayah Ukraina timur itu untuk bergabung dengan Rusia. Putin justru menyerukan agar para wakil kelompok separatis dan wakil dari kubu Kiev berdialog untuk menyudahi krisis yang berlarut-larut.
(mas)